Breaking News:

Berita Boltim

Perceraian di Boltim Didominasi Pasangan Muda Usia 20 hingga 35 Tahun

Sekarang ini jumlah perkara kasus perceraian yang ada Pengadilan Agama Tutuyan berjumlah 165 perkara.

Penulis: Rustaman Paputungan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rustaman Paputungan
Kantor Pengadilan Agama Tutuyan Di Desa Togid Bolaang Mongondow Timur. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Rupanya perkara kasus perceraian yang ada di Pengadilan Agama Tutuyan Bolaang Mongondow Timur (Boltim) didominasi opasangan muda, usia 20 sampai 35 tahun.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Pengadilan Agama Tutuyan Hizbuddin Maddatuang SH.MH melalui Panitera Muda Hukum Farhan Husain, SHI kepada tribunmanado.co id, Rabu (22/12/2021).

Dia juga menambahkan kalau sekarang ini jumlah perkara kasus perceraian yang ada Pengadilan Agama Tutuyan berjumlah 165 perkara.

"Dari 165 perkara, ada 45 perkara permohonan yang didalamnya ada perkara hibah nikah sama dispensasi kawin, dan sisanya perkara gugatan yang dominasinya perkara perceraian," papar Farhan Husain.

Dia juga menambahkan kalau perkara perceraian yang sudah diputuskan sebanyak 115 perkara.

"1 perkara lagi belum diputuskan karena terkait perkara qoib atau perkara yang tidak diketahui alamatnya secara pasti," ujar dia. 

Ia membeber, ada pula ASN yang mengajukan permohonan cerai. 

"Ada beberapa permohonan, dan itu sudah diputuskan semua. Mereka datang mengajukan permohonan itu sudah dalam keadaan fix (ingin bercerai)," kata dia. 

Prosedur untuk ASN, kata dia, juga sudah sesuai PP Nomor 10. Di mana dalam permohonan cerai harus ada lampiran surat izin dari atasan. 

"Sebab kalau tidak ada surat izin atasan, maka itu yang akan menjadi hambatan di persidangan nanti," terang dia. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved