Breaking News:

Berita Talaud

Harga Cabai di Talaud Rp 150 Ribu per Kilo

Rommy, salah seorang penjual di pasar Melonguane mengaku, ada beberapa sembako yang saat ini alami kenaikan.

Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Ilustrasi cabai di pasar tradisional. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Harga cabai di Kabupaten Talaud kian pedas, hingga mencapai Rp 150 ribu per kilonya.

Harga tersebut berdasarkan pantauan Tribun Manado di beberapa pasar tradisional yang ada di Talaud. 

Rommy, salah seorang penjual di pasar Melonguane mengaku, ada beberapa sembako yang saat ini alami kenaikan tapi yang lebih menonjol hanyalah cabai.

"Untuk kebutuhan sembako dan sayur-sayuran saat ini kami hanya bergantung pada pasokan dari Manado sudah tentu harus mengikuti harga dari Manado," ujar Rommy. 

Selain cabai, beberapa bahan lain yang juga alami kenaikan yakni minyak goreng, tepung terigu, mentega dan beras serta Barito.

"Namun selisihnya tidak begitu jauh seperti harga cabai yang dulunya hanya Rp 20.000 per kilonya kini naik sampai Rp 150.000 per kilonya," terang dia. 

Warga hanya bisa berharap pemerintah dalam hal ini instansi yang terkait untuk segerah melakukan operasi pasar di lapangan untuk mengawasi HET ( Harga Eceran Tertinggi ) yang diketahui selama ini kurang pengawasannya.

Tentang Talaud

Talaud adalah salah satu kabupaten yang berada di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dan merupakan kepulauan paling utara di Indonsia Timur. 

Kabupaten yang beribukota Melonguane ini berbatasan dengan daerah Davao del Sur, Negara Filipina di sebelah utara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved