Kabar Papua

DPR Papua Minta TNI-Polri dan KKB Hentikan Kontak Senjata Jelang Nataru: 'Jangan Meneror Warga'

Ketua DPR Papua minta agar TNI-Polri dan KKB untuk menahan diri agar tidak terjadi aksi baku tembak saat periode jelang natal hingga tahun baru.

Editor: Frandi Piring
Puspen TNI
Suasana natal di Papua. Aparat TNI dan warga rayakan natal bersama. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seruhan dari Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw, yang meminta agar TNI-Polri dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua untuk menahan diri dan tidak saling serang agar menciptakan suasana kondusif menjelang natal hingga tahun baru di tengah masyarakat.

"Saya menghimbau momentum Natal ini, TNI-Polri dan juga TPN-OPM agar bisa menahan diri, jangan ciptakan suasana yang membuat rasa takut kepada masyarakat,” kata Jhony kepada awak media termasuk Tribun-Papua.com di Jayapura, Selasa (21/12/2021) malam.

Jhony menyatakan, perayaan Natal bukanlah karena kepentingan politik atau sebagainya. Untuk itu, dirinya mengajak seluruh rakyat Papua, berdoa untuk kedamaian di Tanah Papua.

"Mari kita terus menjaga tanah Papua dengan damai, jangan hanya dengan slogan saja, tetapi mari kita bersatu sesuai dengan tema Natal kita,” ujarnya.

Anggota Komisi V DPR Papua Minta TNI dan KKB Hentikan Kontak Senjata Jelang Nataru

Personel TNI-Polri dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diminta menghentikan kontak tembak jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal itu disampaikan Anggota Komisi V DPR Papua, Tarius Mull.

Ia meminta, masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

"Saya berharap situasi Kamtibmas di Papua khususnya di Kabupaten Pegunungan Bintang untuk kita jaga bersama, supaya ketenangan, kedamaian natal berjalan baik," ujar Tarius kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Jumat (17/12/2021).

Legislator Papua ini juga menghimbau TNI-Polri dan KKB di Pegunungan Bintang untuk tidak lagi membuat aksi di hari raya natal dan tahun baru.

"Saya juga himbau kepada teman-teman yang ada di Pegunungan Bintang untuk tidak lagi membuat gerakan tambahan baik itu TNI-Polri hingga TPN-OPM yang ada. Semua tenang dan rayakan natal dan tahun baru," tekannya.

Semua pihak diminta menahan diri dan tidak membuat aksi.

"Semua harus menahan diri, agar suasana damai natal dan tahun baru ini dapat dirasakan dengan baik oleh seluruh masyarakat," ujarnya.

Tarius Mull juga meminta pemerintah daerah berperan aktif dalam memberikan kenyamanan bagi masyarakatnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved