Penemuan Mayat
Penemuan Mayat di KM Galilea-01 Manado, Korban Warga Tuminting, Meninggal Saat Perbaiki Lampu Kapal
Minggu (19/12/21) sekitar pukul 18.00 Wita telah ditemukan seorang pria sudah meninggal dinia diatas kapal.
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Minggu (19/12/21) sekitar pukul 18.00 Wita telah ditemukan seorang pria sudah meninggal dinia diatas kapal.
Hal itu disampaikan Kabag Ops Polresta Manado Kompol Tommy Aruan kepada tribunmanado.co.id, Senin (20/12/2021).
Menurutnya korban bernama Pitsom Kahiking (43) warga Sumompo kecamatan Tuminting Kota Manado yang bekerja sebagai pelaut ABK di kapal KM Galilea-01 (pembantu KKM).
"Korban meninggal pada saat berada di kamar mesin, sedang memperbaiki mesin lampu kapal di posisi atau koordinat 2^ 42' 392" LU - 123^ 37' 740" BT. Atau pada laut Tengah diponton.
"Sebab-sebab kejadian bahwa korban memiliki penyakit maag dan asma," ucap Kabag Ops.
Lanjut Kabag Ops kapal KM Galilea-01 milik dari Rico Tatukude tersebut di nakodai oleh Kenny Tamalonggehe dengan jumlah ABK 19 orang.
"Korban sudah dilakukan identifikasi dengan hasil, tidak ada tanda-tanda kekerasan.
Polisi sudah mendatangi keluarga korban," pungkas Kabag Ops.(fis)
Tentang Manado
Kota Manado adalah Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dan merupakan kota terbesar kedua di Pulau Sulawesi.
Kota Manado berbatasan dengan Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara.
Kota Manado memiliki 11 kecamatan serta 87 kelurahan dan desa, luas wilayah Kota Manado 157,27 km².
Wilayah perairan Kota Manado meliputi Pulau Bunaken, Pulau Siladen dan Pulau Manado Tua
Saat ini di Kota Manado dipimpin oleh Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang.
Baca juga: Donasi untuk Gala Sky Capai Rp 2,6 M, Marissya Icha Ungkap Alasan Batal Beli Rumah Lama Vanessa-Bibi
Baca juga: Arti Mimpi Pelangi, Ternyata Punya Pertanda Kesuksesan dan Kemakmuran Materi
Baca juga: Lawan Omicron, Satgas Covid-19 Tetap Pakai Strategi Pencegahan yang Sama