Breaking News:

Berita Bolsel

Cerita Farman Penjual Cabo di Pasar Tradisional Soguo Bolsel

Salah satu penjual Cabo Farman mengatakan, dirinya sudah 1 tahun lebih melakukan penjualan tersebut.

Penulis: Indra Wahyudi Lapa | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Indra Lapa
Penjual cabo di Pasar Soguo, Kecamatan Bolaang Uki, Bolsel. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Cakar bongkar (Cabo) atau pakaian bekas salah satu jualan yang ada di lokasi pembelanjaan (Pasar-pasar).

Pun di Bolmong Selatan, termasuk pada Pasar Tradisional Soguo, Kecamatan Bolaang Uki.

Salah satu penjual Cabo Farman mengatakan, dirinya sudah 1 tahun lebih melakukan penjualan tersebut.

"Kalau Bos saya itu sudah lama sekali jualan Cabo ini, saya baru setahun," ujar dia ketika ditemui Tribunmanado.co.id, di Pasar Soguo Tradisional, Minggu (19/12/2021).

Pria asal Bugis ini menyampaikan, barangnya dari luar negeri.

"Pakaian-pakaian ini ada yang dari Korea dan Malaysia," ucapnya.

"Kami dari Kotamobagu, pagi sekitar pukul 05.00 Wita berangkat, tiba di Bolsel pukul 07.00 Wita," aku dia.

Ia mengatakan, kamarin sempat dilarang oleh pihak kepolisian.

"Itu terjadi ketika awal-awalnya Corona jadi dilarang karena berkerumun, selain itu tidak ada," ucapnya.

Pria berumur 20 tahun ini juga menyampaikan, harga dari pakaian ini di bawah Rp. 50 ribu. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved