Sulut Maju
Gubernur Olly Dondokambey Raih Penghargaan Kemenko Perekonomian, Terbaik Pengendalian Inflasi
TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Sulut Olly Dondokambey berhasil meraih penghargaan bergengsi atas kinerjanya dalam memimpin Bumi Nyiur Melambai.
Penghargaan diberikan Kementerian Koordinator Perekonomian atas keberhasilan Gubernur Olly Dondokambey mengendalikan inflasi daerah sepanjang tahun 2021.
Adapun penghargaan dengan berdasarkan Keputusan Kementerian Koordinator Perekonomian nomor 152 diteken Menteri Airlangga Hartarto sebagai Ketua Tim Pengendali Inflasi Pusat
Gubernur Olly Dondokambey memenangi nominasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPID) Berkinerja Terbaik Wilayah Sulawesi.

Atas penghargaan ini, Gubernur Sulut pun memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder terkait dan tim TPID Sulut yang selalu bekerja keras dalam menjaga inflasi daerah.
"Sejak dilantik sebagai Gubernur Sulut, Inflasi menjadi fokus perhatian dan kerja keras semua Tim TPID di Provinsi Sulawesi Utara inflasi bisa ditekan," ujar Gubernur.
Sepanjang 2021 Inflasi dlberhasil dikendalikan hingga di bawah 2 persen.
Pada Januari inflasi Sulut ada di angka 0,58 Persen, Februari (0,61 persen), Maret ( 0,78 persen), April ( 1,75 persen), Mei (1,45 Persen), Juni ( 1,51 Persen), Juli ( 1,80 persen), Agustus ( 1,52 persen), September ( 1,21 Persen), Oktober ( 1,65 Persen) dan November (1,68 persen)
Olly mengatakan, inflasi di Sulut bisa dikendalikan mulai dari produksi sampai dengan distribusi logistiknya diatur dengan baik.

TPID berhasil menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga barang, terutama kebutuhan pokok.
"Jaga terus ketersediaan stok dan stabilitas harga barang-barang utamanya barang-barang kebutuhan pokok," kata Gubernur Olly sesuai pesan Jokowi di Rakornas tersebut
Olly mengatakan, dalam kondisi saat ini daya beli masyarakat menurun, maka stabilitas harga bahan-bahan pangan sangat penting bagi rakyat.
Maka hambatan yang ada dapat diselesaikan, baik kendala di sisi produksi maupun distribusi.
"Tiap kota harus cek, lihat lapangan bagaimana, apakah ada kendala produksi, apakah ada kendala distribusi," ungkap Gubernur.

Diketahui juga dengan kerja keras, kriteria penilaian dari Kementerian Koordinator Perekonomian dan Bank Indonesia, Provinsi Sulawesi Utara dinilai terbaik dalam hal; mengendalikan dan menjaga stabilitas harga, ketersedian pasokan kebutuhan pokok, rantai distribusi (kerjasama perdagangan).
Dinilai juga komunikasi yang efektif dari Tim Ekonomi dengan Pemerintah Pusat dan stakeholder penggerak pertumbuhan eknomi di daerah.
Kordinasi termasuk sektor bidang pertanian, perikanan, perkebunan, perindustrian, perdagangan, pariwisata, serta bidang infrastruktur mampu berkolaborasi dengan baik. (adv)