Nia Ramadhani

Nia Ramadhani Mengaku Konsumsi Sabu Karena Kangen Ayah dan Dituntut Sempurna

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Editor: Shity Nurjanah
Instagram
Nia Ramadhani Mengaku Konsumsi Sabu Karena Kangen Ayah dan Dituntut Sempurna 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nia Ramadhani Mengaku Konsumsi Sabu Karena Kangen Ayah dan Dituntut Sempurna

Nia Ramadhani kini kembali mnejalani sidang kasus penyalahgunaan narkoba.

Tak sendiri, Nia Ramadhan mejalani sidang bersama sang suami.

Diberitakan sebelumnya, Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangkap Nia Ramadhani di kediamannya di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (7/7/2021) pukul 15.00 WIB.

Saat penangkapan berlangsung, polisi mengawalinya dengan mengamankan supir Nia Ramadhani, ZN. Dari ZN, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 0,78 gram yang diakuinya milik Nia dan Ardi Bakrie.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/12/2021).

Didalam ruang sidang, Nia Ramadhani mengaku baru mengonsumsi sabu-sabu sejak April 2021.

"Dari April sampai Juli ditangkap, sekitar empat bulan, saya konsumsi sebanyak empat atau lima kali," kata Nia Ramadhani didalam ruang sidang.

Wanita 31 tahun itu menceritakan alasan menggunakan sabu, dikarenakan ada sebuah masalah besar dalam batinnya, yang rindu dengan sang ayah.

Nia Ramadhani sebelum memulai sidang kasus dugaan penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (16/12/2021). (TRIBUNNEWS.COM/Fauzi Nur Alamsyah)

"Karena memang kepikiran almarhum ayah saya April lalu. Saya mencari lah zat methapetamine yang saya dikasih tahu teman saya. Kemudian saya bilang ke supir saya mencarikan barang itu," ucapnya.

Alasan lain disampaikan oleh ibu tiga anak tersebut, mengapa sampai akhirnya ia terjebak dalam ketergantungan narkotika jenis sabu.

"Banyak orang yang menilai saya tidak layak untuk sedih. Karena banyak orang yang iri sama saya. Padahal mereka semua tidak tahu, kalau saya juga manusia yang juga punya masalah," jelasnya. 

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved