Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bitung

Tim Gabungan Temukan Produk Pangan Kadaluwarsa di Bitung

Menurut Rolin Dipan Kepala Bagian Perekonomian setda Kota Bitung, sidak itu dilaksanakan menghadapi perayaan hari raya natal dan tahun baru (Nataru).

Tayang:
Istimewa.
 Tim gabungan pemerintah Kota Bitung melaksanakan inspeksi mendadak (sidak). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, ManadoTim gabungan pemerintah Kota Bitung melaksanakan inspeksi mendadak (sidak).

Sejumlah produk pangan tidak berizin, kode produksi yang tidak sesuai, kenaikan harga cabai dan bawang merah serta bawang putih, berhasil ditemukan.

Menurut Rolin Dipan Kepala Bagian Perekonomian setda Kota Bitung, sidak itu dilaksanakan menghadapi perayaan hari raya natal dan tahun baru (Nataru).

Dan dilaksanakan oleh Tim pengendalian inflasi daerah (TPID) Kota Bitung, di beberapa titik.

Seperti di pasar tradisional, mini market, pertokoan dan agen LPG.

“Jadi hasil sidak yang kami lakukan Selasa kemarin, ditemukan banyak produk pangan yang telah kadaluwarsa, kemasan rusak, kaleng penyok dan ada produk yang tidak tercantum masa kedaluwarsanya,” tutur Rolin Dipan Kabag Perekonomian kepada wartawan, Rabu (15/12/2021).

Rolin Dipan jelaskan, sidak kali ini dilakukan berdasarkan surat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, tanggal 8 Desember 2021.

"Perihal menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pada natal tahun 2021 dan tahun baru 1 Januari 2022, serta surat perintah dari Sekda Kota Bitung," ujar dia. 

Target dan tujuan dari pelaksanaan sidak, menurut Rolin Dipan, untuk mendapatkan informasi tentang ketersediaan produk menjelang Natal 2021 dan tahun baru 2022.

Selain itu untuk mengawasi produk yang beredar di masyarakat sehingga masyarakat dapat merasa aman mengonsumsi produk yang ada di pasaran.

Produk-produk yang ditemukan, kata Dipan, antara lain biskuit, minuman ringan, topping donat, mis instan, mie telor, susu krimer dan beberapa produk industri rumah tangga yang tidak berizin.

Produk-produk tersebut ditemukan di beberapa toko swalayan di pusat kota dan Girian.

Ada pula, katanya, produk makanan ringan ada yang memiliki kode produk yang tidak sesuai. Hal ini dipastikan oleh pihak Dinas Kesehatan.

Di pasar Girian tim menemukan fakta kenaikan harga cabai yang mencapai Rp100 ribu pe kg karena kurangnya pasokan.

Bawang merah dan bawang putih mencapai Rp35 ribu per kg. Sedangkan tomat turun drastis mencapai Rp5 ribu per kg.

Di lain pihak, sidak terhadap LPG juga dilakukan namun tidak ditemukan pelanggaran.

Yang membanggakan dari beberapa agen ada penambahan 7 truk LPG 3 kg. Setiap truk berisi 560 tabung melon 3 kg.

Anngota tim yang ambil bagian dalam sidak kali ini terdiri dari Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Kominfo, Satpol PP, Bagian Perekonomian dan bagian Sumber Daya Alam.

Tentang Bitung

Kota Bitung adalah salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara.

Jarak dari Bitung ke Manado Ibu kota Provinsi Sulut yakni 42,4 kilometer lewat Jalan Tol Manado - Bitung, atau sekitar 50 menit ditempuh dengan kendaraan roda empat.  

Kota ini memiliki perkembangan yang cepat karena terdapat pelabuhan laut yang mendorong percepatan pembangunan.

Wilayah Kota Bitung terdiri dari wilayah daratan yang berada di kaki Gunung Dua Sudara dan sebuah pulau yang bernama Lembeh. 

Kota Bitung terdiri dari 8 kecamatan dan 69 kelurahan, dengan luas wilayah 302,89 km⊃2; dan sebaran penduduk 730 jiwa/km⊃2;.

Saat ini Kota Bitung dipimpin Wali Kota Maurits Mantiri dan Wakil Wali Kota Hengky Honandar. (rls/crz)

Ketua KPK Firli Ungkap Rahasia Kenapa Kepala Daerah Jadi Korup, 82,3 Persen Menang Karena Donatur

4 Saksi Diperiksa Polda Jatim Soal Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Tersangka Segera Diumumkan

Hadapi Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, BI Sulut Siapkan Uang Tunai Rp 1,6 Triliun

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved