Breaking News:

Gunung Karangetan

Gunung Karangetang di Sitaro Masih Berstatus Waspada

“Sampai hari ini, Gunung Karangetang masih dalam status waspada, belum ada perubahan. Aktivitas Gunung Awu tak berpengaruhi."

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
Pos PGA Karangetang
Gunung Karangetang di Pulau Siau Kabupaten Sitaro. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Perubahan status Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe tak berpengaruh terhadap aktivitas Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Hal itu sebagaimana yang dipastikan Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang, Yudi Tatipang.

“Sampai hari ini, Gunung Karangetang masih dalam status waspada, belum ada perubahan. Jadi perubahan status pada Gunung Awu tidak berpengaruh terhadap Gunung Karangetang,” kata Tatipang, Selasa (14/12/2021).

Tatipang yang ditemui tribunmanado.co.id di kediamannya di Kampung Beong Kecamatan Siau Tengah menjelaskan, setiap gunung api di Indonesia memiliki dapur magma masing-masing.

Untuk itu, perubahan pada tiap-tiap gunung api, termasuk yang terjadi pada Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak akan berpengaruh terhadap aktivitas maupun status gunung lainnya temasuk Karangetang.

“Begitu juga dengan aktivitas Gunung Karangetang, belum ada yang menonjol kecuali adanya kepulan asap yang menjulang dari dua kawah, masing-masing kawah utama dan kawah bagian utara,” ungkapnya.

Meski berada pada status waspada, namun Tatipang bilang pihaknya tetap melakukan pengamatan secara saksama terhadap berbagai aktivitas yang terjadi pada gunung dengan ketinggian 1784 mdpl itu.

“Bedanya untuk laporan aktivitas disampaikan 24 jam sekali dalam sehari. Tapi ketika statusnya siaga, laporannya 12 jam sekali dalam sehari,” kuncinya.

Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Karangetang periode pengamatan 13 Desember 2021 pukul 00.00-24.00 Wita diketahui adanya hembusan sebanyak empat kali dengan amplitdo 3-4 mm dengan durasi 15-25 detik.

Selain itu, juga tercatat adanya tremor menerus atau microtremor yang terekam dengan amplitudo 0,25 mm.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved