Breaking News:

Berita Sangihe

Empat Kecamatan di Kabupaten Sangihe Terancam Bahaya Erupsi Gunung Awu

“Kami juga telah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada para Camat yang wilayahnya berada persis di bawah kaki Gunung Awu."

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Wabup Talaud
Aktivitas gunung Awu di Kabupaten Sangihe, Minggu (12/12/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Gunung Awu yang terletak di Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara dinaikan statusnya dari level I Normal menjadi level II Waspada.

Kenaikan status gunung berketinggian 1.320 meter dari permukaan laut itu disampaikan langsung pihak Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia pada Minggu, 12 Desember 2021 sekira pukul 12.00 Wita.

Menyikapi perubahan status Gunung Awu tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe langsung mengambil sejumlah langkah seperti menggelar rapat koordinasi dengan jajaran Forkopimda setempat serta stakeholder terkait.

“Kami juga telah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada para Camat yang wilayahnya berada persis di bawah kaki Gunung Awu.

Isi dari surat tersebut intinya meminta masyarakat untuk waspada,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sangihe, Wandu Labesi, Selasa (14/12/2021).

Menurut Labesi, terdapat empat wilayah kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang masuk dalam zona bahaya erupsi Gunung Awu.

Empat wilayah kecamatan tersebut yakni Kecamatan Tahuna, Kecamatan Tahuna Barat, Kecamatan Kendahe serta Kecamatan Tabukan Utara

“Kepada para Camat di wilayah-wilayah tersebut diminta untuk terus memonitor perkembangan yang ada serta rutin berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dalam hal ini BPBD Sangihe,” terangnya.

Dalam hitungan jumlah penduduk, Labesi memperkirakan angka puluhan ribu jiwa yang bermukim di empat kecamatan, yang masuk dalam zona bahaya erupsi Gunung Awu.

“Tentu ini (keselamatan masyarakat) menjadi perhatian utama kami pemerintah daerah. Makanya kami langsung bergerak cepat ketika menerima informasi tentang status gunung ini,” beber Labesi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved