Soe Hok Gie

Soe Hok Gie dan Semeru, Pendakian Terakhir Aktivis yang Selalu Memikirkan Indonesia

Ia kerap menyuarakan pikiran-pikirannya yang tajam dan kritis lewat tulisan, baik di masa pemerintahan Orde Lama Seokarno.

Editor: Rizali Posumah
NET
Soe Hok Gie dikenal sebagai aktivis yang konsisten menentang kediotatoran. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Soe Hok Gie. Satu nama yang mengabadi dalam benak para aktivis, terutama para Pecinta Alam dan Mahasiswa. 

Gia adalah seorang pemuda yang dikenal sangat idelais di zamannya. 

Ia kerap menyuarakan pikiran-pikirannya yang tajam dan kritis lewat tulisan, baik di masa pemerintahan Orde Lama Soekarno hingga pemerintahan Orde Baru Soeharto

Ia adalah tokoh mahasiswa yang aktif menyuarakan hak-hak rakyat. Ia juga aktif dalam pers dan organisasi pergerakan kemahasiswaan.

Ia juga banyak menuangkan pemikirannya ke dalam catatan pribadinya. Kelak catatan-catatan tersebut dibukukan dengan judul Catatan Seorang Pendemonstran.

Melalui pemikiran yang kritis, ia kerap kali merasa dikecewakan oleh rezim yang saat itu tengah berkuasa.

Mendaki gunung menjadi tempatnya berkeluh kesah dari penatnya kehidupan berpolitik.

Soe Hok Gie menjadikan pergumulannya, sejumlah mahasiswa yang senang mendaki sebagai organisasi non-politis, sebagai sarana rekreasi dan melepas penatnya melalui kesamaan kesenangan, mendaki gunung.

Gie dianggap sebagai pelopor munculnya organisasi mahasiswa pecinta alam atau yang lebih akrab dengan sebutan Mapala (Mahasiswa Pecinta Alam).

Sejak saat itu, sampai hari ini, Mapala berkembang pesat di hampir setiap kampus di Indonesia.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Mapala Universitas Indonesia, ide pembentukan organisasi pelopor pecinta alam di kampus Universitas Indonesia, dicetuskan oleh Soe Hok Gie, seorang aktivis mahasiswa terkemuka.

"Jenuh dengan situasi yang penuh intrik dan konflik politik di kalangan mahasiswa waktu itu, Gie mengusulkan untuk membentuk suatu organisasi yang bisa menjadi wadah berkumpulnya berbagai kelompok mahasiswa," tulis Mapala UI dalam lamannya.

Minatnya yang besar terhadap petualangan, ia curahkan di samping kegiatannya menulis dan mengkritik pemerintahan.

Ia juga gemar menghabiskan waktunya untuk berkelana keliling daerah bersama dengan teman-teman kampusnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved