Breaking News:

Berita Bolmong

Sering Jadi Korban Banjir Rob, Warga Motabang Bolmong Minta Pembangunan Tanggul Dilanjutkan

Gelombang pasang yang menerjang wilayah pesisir Utara Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) belakangan ini memang patut diwaspadai.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
IST/Dokumentasi Warga Motabang
Rumah warga yang terdampak banjir rob. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Gelombang pasang yang menerjang wilayah pesisir Utara Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) belakangan ini memang patut diwaspadai.

Bahkan gelombang ini telah menyebabkan rusaknya sejumlah rumah warga di Desa Motabang, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bоlmоng, Selasa (7/12/2021).

Pasca turun hujan deras, situasi warga Motabang berubah tegang.

Bagaimana tidak, air laut yang sedang kondisi pasang diikuti rentetan gelombang tinggi sekitar 1,5 hingga 2 meter.

Menghasilka dentuman dan arus pecahan obak cukup keras, yang kemudian menghantam wilayah pemukiman penduduk.

Menurut warga kejadian sepeti ini memang sudah biasa terjadi di tempat tinggal mereka.

Apalagi saat memasuki akhir tahun atau bulan Desember.

“Pembangunan tanggul pemecah ombak menjadi salah satu kebutuhan umum paling mendesak bagi warga pesisir terutama di Desa Motabang,” sebut Idil Paputungan salah satu warga setempat.

Menurut Idil, saat ini sudah ada bangunan tanggul pemecah ombak yang ada di desa mereka.

Namun disayangkan fasilitas bersumber dari APBD Bolmong 2019 silam itu tidak menjangkau seluruh pemukiman potensi terdampak

“Kami sangat berharap pembangunan tanggul pemecah ombak yang sudah ada saat ini dapat dilanjutkan kembali disesuaikan dengan garis pemukiman penduduk,” kata dia.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong Ir Syahril Mokoagow saat dikonfirmasi mengatakan tahun 2021 ini harusnya sudah ada lanjutan pembangunan tanggul pemecah ombak di desa Motabang.

Namun kondisi Pandemi Covid-19 masih mengharuskan Pemerintah Daerah melakukan refocusing anggaran untuk penanggulangan dampak Covid.

“Warga mohon bersabar, keluhan warga sangat direspon dan kalau tidak ada kendala lagi pada tahun 2022 mendatang tanggul pemecah ombak itu bangunannya akab dilanjutkan pembangunannya,” pungkas Mokoagow. (Nie)

Baca juga: Terhitung Januari Sampai November 2021 Ratusan Kendaraan di Bolsel Menunggak Pajak

Baca juga: Dulu Sukses Perankan Film Titanic, Begini Kabar Para Pemain Kapal Tenggelam Itu, Mana yang Berubah?

Baca juga: Kini Jadi Istri Kapolres, Penyanyi Dangdut Ini Tak Masalah Suaminya Tak Tampan

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved