Jurnalisme
Membuat TOR Liputan, Memandu Jurnalis Tahu Apa yang Perlu Dilakukan
Dengan TOR, wartawan tahu apa yang harus dilakukan. Tahu fokus dan arah liputan.
Penulis: Jumadi Mappanganro | Editor: Jumadi Mappanganro
Isi Artikel
1. Poin-poin apa saja yang biasanya ada dalam penyusunan TOR liputan
2. Contoh TOR Liputan yang sederhana
3. Cara menentukan narasumber
TRIBUNMANADO.CO.ID - SETIAP Jurnalis perlu tahu membuat TOR liputan. Apalagi jika bermaksud membuat liputan khusus.
TOR adalah singkatan dari term of reference. Bahasa Indonesianya, kerangka acuan kerja atau liputan.
Pengalaman memberi pelajaran bahwa liputan yang baik sering lahir dari perencanaan matang.
Dengan perencanaan yang baik, diharapkan hasil liputan benar-benar komprehensif. Mendalam.
Lebih bagus lagi jika hasil berita yang disajikan berdampak pada perubahan positif. Pembaca atau penonton tersadar dan tergerak untuk melakukan hal-hal positif seusai melihat hasil liputan kita.
Dengan TOR, wartawan tahu apa yang harus dilakukan. Tahu fokus dan arah liputan. Tahu siapa narasumber prioritas ditemui dan apa saja yang harus ditanyakan kepada mereka.
Melalui TOR, jurnalis tahu batas waktu liputan sehingga bisa mengatur waktu mulai proses pengumpulan informasi, penulisan, editing, hingga publikasi.
Dengan demikian, adanya TOR membuat reporter bisa bekerja terarah, efektif dan efisien dari sisi waktu dan biaya.
Nah berikut poin-poin yang biasanya ada dalam penyusunan TOR liputan.
1. Topik atau tema liputan
2. Latar masalah
3. Sudut berita (angle)
4. Daftar narasumber
5. Daftar pertanyaan untuk masing-masing narasumber
6. Lokasi liputan
7. Foto atau video yang dibutuhkan
8. Data yang dibutuhkan
9. Waktu liputan
10. Alat yang dibutuhkan
11. Tim peliput
12. Biaya liputan