Breaking News:

Berita Sitaro

Kelurahan Balehumara dan Kampung Tapile Kabupaten Sitaro Dilanda Banjir Rob

Banjir rob yang terjadi pada Minggu (5/12/2021) malam lalu itu sempat menggenangi beberapa rumah warga yang berada di kawasan pesisir.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Air laut yang menggenangi rumah warga Balehumara akibat banjir rob. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Peristiwa air laut pasang yang naik ke daratan atau banjir rob melanda wilayah Kelurahan Balehumaran Kecamatan Tagulandang dan Kampung Tapile Kecamatan Siau Timur Selatan Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Banjir rob yang terjadi pada Minggu (5/12/2021) malam lalu itu sempat menggenangi beberapa rumah warga yang berada di kawasan pesisir di dua wilayah tersebut dengan tinggi sekira 20 hingga 30 centimeter.

Camat Tagulandang, Anton Sakendatu yang dikonfirmasi tribunmanado.co.id, melalui sambungan telepon, Selasa (7/12/20210 membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Ya benar. Selain pengaruh air pasang yang besar, banjir juga dikarenakan adanya air laut yang masuk dari tanggul penahan ombak di sekitar lokasi kejadian. Tapi untuk jumlah pasti berapa rumah yang terdampak, kami masih mendata,” kata Sakendatu.

Hal serupa juga diungkapkan Camat Siau Timur Selatan, Fidel Bukide. Meski diawal ia mengaku belum menerima laporan dari Pemerintah Kampung, namun belakangan, pejabat yang baru dilantik Oktober lalu itu membenarkan adanya banjir rob yang terjadi di Kampung Tapile.

“Dari hasil koordinasi dengan Pemerintah Kampung, diketahui sebanyak tiga unit rumah di lingkungan dua terdampak banjir rob tersebut. Kami sempat menegur aparat di sana (Kampung Tapile) karena tidak melaporkan kejadian tersebut,” ungkap Fidel.

Selain tiga rumah warga, Fidel juga menyebut satu unit perahu milik Keluarga Lukas-Diamanti, masyarakat Lingkungan IV Kampung Tapile mengalami kerusakan akibat hantaman air pasang pada saat kejadian.

“Kami akan melakukan pendataan kerusakan materil akibat kejadian itu sebagai bahan laporan kepada pemerintah daerah. Tapi bersyukur tidak ada korban jiwa,” kuncinya.

Sementara itu, berdasarkan press release yang diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, pesisir Kabupaten Kepulauan Sitaro merupakan salah satu wilayah yang berpotensi terjadi banjir rob.

Dimana kejadian ini dipengaruhi bulan baru yang bersamaan dengan perigee atau jarak terdekat bulan ke bumi dan peningkatan gelombang laut sehingga menyebabkan adanya potensi air pasang laut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved