Breaking News:

Berita Minut

Cerita Sebenarnya Tentang Isu Penculikan Anak di Minut

Ia membeber, hasil penelusuran aparat, ada dua orang yakni wanita berinisial ET (30) dan pria FL (61) hendak menuju ke tempat pijat di sekitar Asabri.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Polres Minut
Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo membantah keras isu penculikan anak di Asabri, Minut, Provinsi Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo membantah keras isu penculikan anak di Asabri, Minut, Provinsi Sulut yang viral di medsos.

"Itu hoax," katanya kepada tribunmanado.co.id Senin (6/12/2021).

Ia membeber, hasil penelusuran aparat, ada dua orang yakni wanita berinisial ET (30) dan pria FL (61) hendak menuju ke tempat pijat di sekitar Asabri.

Keduanya menaiki mobil. Tiba tiba ET keluar. FL mengejar dan terjadilah tarik menarik. Kemudian warga melerai.

ET ternyata alami depresi. Keluarga perempuan itu juga mengiyakan. H, ayah dari ET menjemput anaknya. Sang anak sering berhalusinasi dan mengaku hendak dibunuh.

"Jadi tak ada penculikan anak," katanya.

Isu penculikan anak di Perum Asabri, Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), provinsi Sulawesi Utara (Sulut) membuat jagad medsos heboh.

Namun isu itu dibantah keras oleh warga Asabri. 

Erik salah satu tukang ojek yang mengaku melihat kejadian tersebut membeber kejadian sebenarnya. 

Saat itu ada seorang wanita yang setahunya bukan warga setempat melintas depan jalan. Kemudian muncul seorang pria tua.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved