Breaking News:

Berita Minsel

Warga Muslim di Minsel Hibah Lahan untuk Gereja, Petra Rembang: Gambaran Paling Pas soal Kerukunan

Keputusan Robo Lahma menyumbangkan lahan miliknya di Desa Rap-rap untuk menjadi lahan milik gereja GMIM Efrata Rap-rap, Rabu (1/12/2021).

Penulis: Rul Mantik | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Wakil Bupati Minsel, Petra Rembang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Nama Robo Lahma (71), warga Desa Arakan, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) langsung viral.

Keputusan Robo Lahma menyumbangkan lahan miliknya di Desa Rap-rap untuk menjadi lahan milik gereja GMIM Efrata Rap-rap,  Rabu (1/12/2021), jadi penyebab.

Kabar ini menjadi viral karena Robo Lahma adalah seorang muslim taat, sedangkan lahan yang dia sumbangkan akan dijadikan tempat ibadah umat kristen.

Kerelaan hati Robo Lahma ini memantik apresiasi Wakil Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Petra Yani Rembang.

Menurut Petra Rembang, tindakan Robo Lahma adalah tindakan terpuji.

"Itu tindakan terpuji. Kebaikannya benar-benar membawa manfaat bagi orang banyak," kata Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Selatan itu, Jumat (3/12/2021).

Tindakan Robo Lahma, kata Petra Rembang, adalah gambaran yang paling pas soal kerukunan antar umat beragama.

"Ini adalah potret kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Minahasa Selatan. Dan memang seharusnya seperti ini," jelasnya.

Dikatakan Rembang, saat penyerahan lahan oleh Robo Lahma kepada jemaat GMIM Efrata Rap-rap, dia ada di tempat itu.

"Kebetulan saya yang memimpin ibadah. Jadi saya bisa menyaksikan secara langsung penyerahan surat hibah lahan gereja," ungkap Petra Rembang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved