Gempa Bumi
Gempa Bumi 6.3 SR Tadi Malam, Guncangan Dirasakan Sangat Kuat, Ini Lokasinya
Info gempa bumi magnitudo 6.3 SR berpusat di laut tadi malam. Guncangan dirasakan sangat kuat. Berikut lokasinya.
Penulis: Frandi Piring | Editor: Frandi Piring
TRIBUNMANADO.CO.ID - Guncangan gempa bumi magnitudo 6.3 terjadi di Jepang, Senin (29/11/21) tadi malam.
USGS Survei Geologi AS melaporkan, episenter gempa berpusat di laut dengan kedalaman 6 kilometer.
Gempa terjadi pada pukul 20:40 waktu Indonesia atau 12: 40 UTC.
Guncangan gempa dirasakan sangat kuat di Pulau Izu dengan skala VII.
Berikut laporan rasmi dari laman resmi USGS, usgs.gov:
"M 6.3 - Izu Islands, Japan region
Time: 2021-11-29 20:40:43 (UTC+08:00)
Location: 31.181°N 142.485°E
Depth: 6.1 km"

Gempa 7.5 SR di Peru
Guncangan gempa bumi merusak terjadi di Peru utara pada Minggu (28/11/2021) pagi.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,5 skala Richter (SR) mengguncang Peru dan mengakibatkan banyak bangunan mengalami kerusakan.
Salah satunya rumah ibadah, gereja. Selain itu, memakan korban luka.
Guncangan gempa merusak puluhan bangunan dan menutupi beberapa jalan dengan puing-puing bangunan.
Meski gempanya sangat kuat, gempanya relatif dalam 112 kilometer bawah bumi, yang biasanya mengurangi kemungkinan kerusakan dan korban jiwa.
Gempa terjadi pada 05:52 waktu setempat dengan pusat gempa di wilayah Amazon, 42 kilometer utara barat laut kota Barranca, seperti dilansir AP.
Gempa juga menghancurkan gereja abad ke-16 di distrik La Jalca, wilayah Amazon dan tiga orang luka ringan, kata Walikota Walter Culqui kepada radio RPP Peru.
Batu-batu yang jatuh memblokir beberapa jalan raya di wilayah Amazonas dan Cajamarca di Peru.
Guncanganya juga terasa hampir 800 kilometer dari ibu kota Lima, di mana beberapa orang bergegas keluar dari rumah karena khawatir.
Sebuah gereja di kotamadya Loja di negara tetangga Ekuador juga sebagian rusak.
Getaran juga terasa di beberapa bagian Kolombia dan Brasil.
Gempa biasa terjadi di Peru, yang termasuk dalam Cincin Api Pasifik di mana 85% aktivitas seismik planet terjadi.
Pengakuan warga saat gempa mengguncang
Warga panik hingga berlari keluar rumah dalam kondisi ketakutan.
Gempa dalam ini mengguncang hampir separuh Peru, termasuk wilayah pesisir dan Andes, serta ibu kota Lima.
"Kami semua turun ke jalan, kami sangat ketakutan," kata seorang pendengar bernama Lucia kepada radio RPP dari kota Chota di utara.
"Rasanya sangat kuat," pendengar lain, yang mengidentifikasi dirinya sebagai Juan, menambahkan dari kota Chiclayo juga di utara.

Dalam laporan pertamanya, Institut Pertahanan Sipil Nasional Peru mengatakan, sejauh ini tidak ada laporan kerusakan.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) memperkirakan beberapa kemungkinan korban dan kerusakan, tetapi dampaknya hanya lokal.
Di Lima, lebih dari 1.000 kilometer selatan pusat gempa, getarannya terasa dengan intensitas yang lebih rendah tetapi berlangsung cukup lama hingga membuat beberapa orang keluar ke jalan.
Ibu kota Peru dengan populasi 10 juta penduduk itu beberapa jam sebelumnya lebih dulu diguncang gempa bermagnitudo 5,2.
Tidak ada korban jiwa setelah gempa pertama, yang pusat gempanya 44 kilometer sebelah barat Callao, pelabuhan dekat Lima, menurut Institut Geofisika.
Peru diguncang oleh setidaknya 400 gempa bumi setiap tahun, karena terletak di kawasan Cincin Api Pasifik,
area aktivitas seismik yang membentang di sepanjang pantai barat benua Amerika.
Tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan oleh pemantau Amerika Serikat setelah gempa Peru terjadi.
(tribunmanado.co.id/fra/serambinews.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gempa-di-jepang-gempa-bumi-63-sr-tadi-malam-guncangan-dirasakan-dengan-skala-vii.jpg)