Breaking News:

Berita Sitaro

Pemkab Sitaro Gelar Apel Peringatan HUT Ke-50 KORPRI

Memperingati organisasi pegawai yang berdiri sejak 1971 itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menggelar apel

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Ist/Dokumentasi Dinas Kominfo Sitaro
Pelaksanaan apel pegawai di lingkungan Pemkab Sitaro dalam rangka peringatan HUT ke-50 KORPRI. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Senin, 29 November 2021 ini, Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) genap berusia 50 tahun.

Memperingati organisasi pegawai yang berdiri sejak 1971 itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menggelar apel bersama seluruh warga KORPRI di lingkungan pemerintah daerah, Senin (29/11/2021).

Tampil sebagai pembina pada apel yang berlangsung di Monumen Pala kawasan perkantoran bupati di Kelurahan Ondong Kecamatan Siau Barat itu, yakni Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda, Herry Lano.

Dalam arahannya, Lano menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 KORPRI meski masih dalam situasi pandemi Covid-19.

"Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, saya memahami pasti kita semua banyak menemui kesulitan dan keterbatasan. Tapi saya berharap, itu semua tidak menjadi penghalang bagi kita untuk bekerja dengan sigap dan cepat," ujar Lano.

Dikatakan, saat ini pemerintah terus mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi, seperti halnya mengalihkan status pejabat eselon III dan eselon IV menjadi pejabat fungsional.

"Pandemi yang melanda memberikan momentum perubahan fundamental dari cara-cara biasa menjadi luar biasa. Para birokrat kini harus terbiasa memanfaatkan teknologi," kata Lano.

Dalam hal reformasi struktural, beragam regulasi yang bersifat rumit dan menghambat kreativitas kerja harus dipangkas dan disederhanakan, termasuk kelembagaan pemerintahan yang gemuk, timpang tindih dan tidak efisien harus segera diintegrasikan.

"Jenjang eselonisasi yang panjang harus dapat dipangkas untuk mempercepat pengambilan keputusan. SOP yang panjang dan kakuh harus dapat diringkas agar lebih fleksibel serta berorientasi terhadap hasil," lanjutnya.

Dari rentetan upaya reformasi birokrasi tersebut, terdapat konsekuensi bagi seluruh jajaran PNS di berbagai daerah, termasuk di lingkup Pemkab Sitaro yang dituntut harus mampu meningkatkan kompetensi dan kemampuan untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi saat ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved