Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Tadi Pukul 09.30 WIB, Pemotor 13 Tahun Tewas, Korban Jatuh Kepala Terbentur di Aspal
Terjadi kecelakaan maut di Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan, Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara pada Senin tadi pagi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan, Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara pada Senin tadi pagi.
Peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal kendaraan sepeda motor.
Akibat kecelakaan tersebut seorang pengendara motor meninggal dunia.
Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pagi, Seorang Pemotor Beat Tewas, Mobil Angkutan Pedesaan Tabrak 2 Motor
Baca juga: Bawa Materi Bela Negara kepada 900 Mahasiswa, Pangdam XIII/Merdeka Jelaskan soal Perang Energi
Baca juga: Fraksi Golkar DPRD Tangguhkan Ranperda Kota Bitung
Foto :Kondisi motor korban yang alami kecelakaan tunggal. (via Korankaltim)
Telah terjadi kecelakaan tunggal yang berujung maut menewaskan satu pengendara motor di Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.
Lokasi persisnya berada di Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan, Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara, Senin (29/11/2021) sekitar pukul 09.30 Wita.
Demikian dibeberkan oleh Kasat Lantas Polres Bontang, Edy Haruna menuturkan, korban melajukan motornya dinilai cepat, sampai 80 kilometer per jam saat menuju ke arah Bontang Kuala.
Pengendara yang masih berusia 13 tahun itu lepas kendali hingga jatuh dan terbentur di aspal.
Tentu saja, kontan, akibatnya korban mengalami luka berat di bagian kepala.
Hasil dari olah TKP, petugas menemukan bekas rem sepanjang 8 meter.
"Setelah tergeletak, motor korban sempat mengenai pengendara lain," ucap Edy Haruna di temui di Polres Bontang, Jalan Bhayangkara, Senin (29/11/2021).
Selain itu, motor yang di kendarai korban rupanya tak sesuai dengan standar yang ada.
Seperti knalpot yang sudah dimodifikasi, tanpa plat nomor, dan juga warna motor yang tidak sesuai dengan aslinya.
"Ban motornya, juga sudah gundul dua-duanya. Jadi pas direm akhirnya motor hilang kendali," lanjut Edy.
Tak hanya itu, ia juga menyayangkan tak ada tindakan yang cepat dari masyarakat yang ada di sekitar kejadian.
Pasalnya saat kejadian, korban tergeletak tanpa penanganan yang cepat.
Beruntung, patroli petugas sedang ada tak jauh dari lokasi kejadian dan langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat.
"Petugas di sana, malah warga yang melihat masih foto-foto dan video, tidak langsung dibawa ke rumah sakit," jelasnya.
Foto : Titik lokasi kecelakaan tunggal yang berujung maut, di Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan, Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (29/11/2021). (TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN)
Edy pun berharap jika ada peristiwa seperti itu, masyarakat juga bisa segera ikut andil dalam memberikan penanganan.
Misalnya dengan langsung membawa korban ke rumah sakit atau segera menelpon pihak berwenang.
Seperti petugas polisi atau pihak rumah sakit.
"Jangan takut. Kalau mau dipindahkan, yang penting kasih tanda di tempat kejadian. Itu tidak apa-apa," jelasnya.
Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berkendara.
Ia katakan, menggunakan helm yang standar, dan juga motor yang sesuai dengan standar keamanan berkendara.
"Kami tidak berhenti mengingatkan. Utamakan keselamatan berkendara," tutupnya.
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Kecelakaan Maut di Api-api Bontang Utara, Korban Jiwa Pengendara Motor Anak di Bawah Umur.