RHK Senin 29 November 2021
BACAAN ALKITAB - Zakharia 9:10 Raja Damai yang Tiada Batas
Ketika ditawan di Babel selama sekitar 70 tahun, umat Israel sangat menderita. Mereka diperbudak.
Zakharia 9:10
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketika ditawan di Babel selama sekitar 70 tahun, umat Israel sangat menderita. Mereka diperbudak. Negerinya sendiri hancur berantakan dan dijarah segala milik kepunyaannya. Termasuk raja mereka pun ikut ditawan. Kerajaan Israel Utara maupun Israel Selatan sama-sama hancur dan menderita.
Namun karena mereka bertobat, maka Allah berbelas kasihan bagi mereka. Allah mengingat janji-Nya kepada nenek moyang mereka, Abraham, Ishak san Yakub. Bahkan juga kepada raja Daud. Allahpun memulihkan mereka dengan melembutkan hati Koresh, raja Persia dan Babel ketika itu.
Koresh mengizinkan dan memulangkan mereka ke negerinya. Inilah pemulihan tahap pertama. Dan, tahap kedua serta selanjutnya adalah Allah menjanjikan datangnya Sang Raja Damai, bagi umat Israel. Raja Damai yang adalah Juruselamat dunia, yakni Tuhan Yesus, akan menjadi pemimpin Israel dan Pemimpin terbesar dunia, yang menghapus segala bentuk peperangan, baik di Israel Utara maupun Israel Selatan.
Lewat nabi Zakharia, Allah memperkenalkan Raja yang akan datang itu, selain menjadi pembawa damai bagi Iarael dan seluruh bumi, juga kerajaan dan kekuasaan-Nya tak terbatas, yakni dari laut sampai ke laut, dari sungai Efrat sampai ke ujung-ujung bumi. Hal ini mengungkapkan bahwa kekuasaan Sang Raja Damai adalah tak terbatas.
Demikian firman Tuhan hari ini.
"Ia akan melenyapkan kereta-kereta dari Efraim dan kuda-kuda dari Yerusalem; busur perang akan dilenyapkan, dan ia akan memberitakan damai kepada bangsa-bangsa. Wilayah kekuasaannya akan terbentang dari laut sampai ke laut dan dari sungai Efrat sampai ke ujung-ujung bumi." (ay 10)_
Zakharia memberitahukan kabar pembebasan dengan akan datangnya Sang Raja Damai, Dialah Tuhan kita Yesus Kristus. Dia adalah Raja yang lemah lembut dan akan memberikan kedamaian bagi Israel dan tentu bagi seisi bumi ini.
Kalau dari Koresh lewat kuasa Allah ada pembebasan dari perhambaan, tapi dari kelahiran Tuhan Yesus, umat Israel menerima keselamatan dan kedamaian kekal. Dia akan meniadakan segala perang. Tidak ada lagi kereta-kereta, kuda-kuda, busur perang dan lain-lain sebagai alat kelengkapan perang. Sebab mereka semua akan hidup damai, di bawah kekuasaan Sang Mesias, tanpa adanya peperangan lagi.
Sang Raja damai ini, kekuasaan-Nya juga sangat, luas, besar dan dahsyat. Zakharia menyebut wilayah kekuasaan-Nya daei laut sampai ke laut. Juga dari sungai Efrat sampai ke ujung-ujung bumi. Artinya Dia akan menjadi Raja atas seluruh bumi. Dengan demikian Dia berkuasa dan bertahta atas seluruh alam ciptaan-Nya ini.
Hal ini menggambarkan bahwa sesungguhnya wilayah keluasaan Sang Raja Damai itu, tak terbatas. Tak terbatas di atas bumi saja, tapi di seluruh jagat raya, alam semesta dari kekal sampai kekal.
Kedamaian akan dikaruniakan-Nya bagi setiap orang yang mau setia dan taat pada-Nya, bukan hanya di muka bumi, tapi sampai kehidupan kekal selamanya. Jadi, kita akan menikmati kedamaian untuk waktu yang tiada batas, tidak sebatas atau terbatas di dunia saja.
Sahabat Kristus, nubuat Zakharia itu, bukan hanya dinikmati oleh orang Israel. Tapi juga menjadi bagian hidup kita. Sang Juruselamat, Raja Damai bukan hanya lahir untuk orang Israel, tapi kita juga sebagai umat-Nya yang percaya pada-Nya. Dia bukan hanya menebus orang Israel, tapi kita juga yang telah percaya dan beriman kepada Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia.
Karena itu, percayalah dan hiduplah di dalam-Nya. Turutilah jalan dan kehendak-Nya. Sambutlah kedatangan Sang Raja damai dengan hidup damai di dalam Dia. Hiduplah berdamai dengan Dia, pasti Dia mendamaikan kehidupan kita di bumi dan di sorga.
Dia lahir bagi kita semua. Sang Penebus dosa manusia. Maka bergembiralah kita semua dan muliakanlah nama-Nya selamanya. Berglorilah bagi Dia. Sambutlah Dia dan teruslah hidup dalam sinar kasih-Nya. Dia yang kekuasaan-Nya tak terbatas akan senantiasa beserta kita dan memberkati kita selamanya. Amin
DOA: Tuhan Yesus, Raja damai, teguhkanlah hati kami dalam kegembiraan menyambut peringatan kedatangan-Mu kembali dengan terus hidup setia dan taat hanya kepada-Mu saja. Amin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/renungan_20180619_113201.jpg)