Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sitaro

Melihat Perkembangan Perbaikan Kabel Fiber Optik Bawah Laut Link Ondong-Tahuna

Kondisi jaringan internet di wilayah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) hingga saat ini belum juga stabil.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Ist/Dokumentasi PT Len Telekomunikasi Indonesia
Kapal Pasific Guardian yang akan digunakan dalam operasi restorasi kabel fiber optik link Ondong-Tahuna. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kondisi jaringan internet di wilayah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) hingga saat ini belum juga stabil.

Padahal, informasi dari PT Len Telekomunikasi Indonesia (LTI) selaku badan usaha pengelola palapa ring yang disampaikan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sitaro, proses pekerjaan perbaikan kabel fiber optik bawah laut link Ondong-Tahuna akan rampung pada 26 November 2021 lalu.

Dengan kondisi jaringan internet yang belum stabil, tribunmanado.co.id mencoba menghubungi pihak PT. LTI guna mengecek progres operasi restorasi yang telah berlangsung hampir sebulan terakhir ini.

Kepala Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jaringan PT. LTI, Ilham Nugraha yang dihubungi melalui media perpesan Whatsapp menjelaskan, pekerjaan perbaikan kabel fiber optik yang putus ini masih akan dilanjutkan hingga 15 hari kedepan.

"Berikut kami informasikan terkait dengan progres perbaikan kabel laut Ondong-Tahuna. Untuk kabel sisi Tahuna sudah dapat kami temukan, namun untuk kabel sisi Ondong Siau kami masih terdapat kendala dalam proses pencarian karena beberapa kali grapnel kami tersangkut pada tali rumpon yang sudah tidak terpakai," jelas Ilham lewat pesan Whatsapp, Sabtu (27/11/2021).

Menurut Ilham, saat ini kapal yang diterjunkan guna kepentingan operasi perbaikan kabel fiber optik bawah laut sedang berada di Pelabuhan Tahuna untuk pengisian bahan bakar.

"Kami rencanakan kapal akan kembali ke titik pencarian kabel pada Senin 29 November 2021 dengan estimasi pekerjaan selama 15 hari ke depan. Demikian update informasi yang dapat kami berikan," lanjutnya.

Ia pun menyatakan permohonan maaf kepada seluruh pengguna layanan internet, baik dari kalangan pemerintah daerah maupun masyarakat Kabupaten Sitaro.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan layanan internet di wilayah Sitaro saat ini. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memulihkan layanan seperti semula," ujar Ilham.

Dia menyadari, kondisi putusnya kabel fiber optik bawah laut yang mengakibatkan gangguan layanan internet di wilayah Sitaro sangat berdampak terhadap aktifitas pemerintahan maupun sosial kemasyarakatan.

"Tentunya insiden putusnya kabel bawah laut ini sangat berdampak. Kita mohon doa dan dukungannya agar kapal perbaikan ini segera dapat menyelesaikan misinya," kunci Ilham. (HER)

Baca juga: Gempa Tadi Pukul 11.54 WIB dengan Guncangan Magnitudo 3.8, Berikut Info BMKG Titik Lokasinya

Baca juga: Berawal dari Diputusi Pacar, Wanita Ini Berubah Menjadi Cantik dan Balas Dendam ke Mantan Kekasihnya

Baca juga: Suami Kaget Lihat Istri Asik Selingkuh dengan Pria Lain, Apa yang Dilakukan Selanjutnya Malah Fatal

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved