Breaking News:

Berita Sulut

Kata Epidemiolog Sulut Terkait Varian Baru Covid-19 Omicron

Pengamat Epidemioologi Sulut Jonesius Manoppo menyebut, mutasi virus merupakan hal yang pasti terjadi.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
ISTIMEWA
Jonesius Manoppo. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - WHO telah mengumumkan virus Omicron menjadi variant of concern (VOC).

Pasalnya, varian baru covid-19 ini 500 kali lebih menular dari varian sebelumnya. 

Kemunculan varian baru dari virus Covid-19 B.1.1.529 atau Omicron menjadi perhatian saat ini.

Dilaporkan, varian baru Omicron ini berasal dari Afrika.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Epidemioologi Sulut Jonesius Manoppo menyebut, mutasi virus merupakan hal yang pasti terjadi.

"Bisa saja menghadilkan varian yang ganas, maupun yang bisa dikalahkan dengan sistem imun yang diperoleh lewat vaksinasi maupun diperoleh dari infeksi langsung," ujar dia.

Kendati begitu, Manoppo mengatakan masih terlalu dini untuk memprediksi mengenai sifat sifat penyebaran varian baru Omicron tersebut.   

"Artinya dengan jumlah kasus terkonfirmasi yang terinfeksi varian baru Omicron, masih terlalu dini untuk bisa melakukan prediksi mengenai sifat-sifat penyebaran varian ini," jelas Manoppo.

Namun, dirinya menegaskan, kemunculan varian baru Omicron ini bisa menjadi peringatan bagi kita bahwa protokol kesehatan belum bisa kita tinggalkan atau bahkan diabaikan.

"Meskipun cakupan vaksinasi terbilang tinggi, prokes tetap sangat vital mencegah penyebaran dan penularan covid-19," tegas Manoppo.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved