Pembunuhan Driver Ojol
Firasat Ibu Driver Ojol Sebelum Anaknya Ditemukan Tewas Termutilasi, Zarul Ulia Ungkap Chat Terakhir
Peringatan itu diutarakan ibunda korban secara langsung ataupun lewat chat WhatsApp dengan sang anak.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tak disangka, chat tersebut menjadi chat terakhir korban dan ibunya sebelum tewas.
Bekerja sebagai driver ojek online, Ridho Suhendra disebutkan sang paman, lebih sering menerima orderan antar makanan dibanding mengantar penumpang.
Wilayah Ridho saat mencari pesanan atau orderan itu berada di sekitar Kecamatan Tambun Selatan.
Ridho Suhendra adalah driver ojol yang menjadi korban mutilasi di Bekasi.
Potongan tubuhnya ditemukan di depan bengkel di Jalan Pantura, Kedungwaringin, Bekasi, Sabtu (27/11/2021).
Bahkan ada 10 potongan tubuh yang ditemukan.
Diketahui, Ridho tercatat sebagai warga Jalan Kampung Buwek, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, yang tinggal bersama orangtuanya lantaran masih lajang.
Tim gabungan Kepolisian Resor Metro Bekasi dan Kepolisian Daerah Metro Jaya mengangkap satu orang lagi dalam kasus mutilasi.
Satu orang yang sempat buron itu ditangkap setelah sebelumnya polisi menahan dua orang lainnya.
Tiga orang diamankan Polres Metro Bekasi Kota bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya terkait kasus mutilasi driver ojek online pada Sabtu (27/11/2021)
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat mengatakan, ketiga orang yang ditangkap itu sampai saat ini berstatus saksi dan masih dalam proses pemeriksaan.
"Masih kita dalami, statusnya belum tersangka," kata dia.
"Dua orang sudah diperiksa, satu lagi sedang proses (pemeriksaan)."
Namun, ia mengklaim penyidik telah memiliki alat bukti yang cukup untuk menetapkan ketiganya sebagai tersangka.
"Status keduanya belum tersangka. Tapi sudah ada (bukti) cukup kuat untuk kita jadikan tersangkanya," ujar Tubagus.