Breaking News:

Berita Kotamobagu

Terpidana Kasus Pembunuhan 10 Tahun Bebas, Rutan Kotamobagu Sebut Surat Penahanan Expire

Busen menjelaskan, memang ada putusan dari PN Kotamobagu, terpidana GS (26) divonis 10 tahun penjara, dan terpidana kasasi ke MA.

Penulis: Sriyani Buhang | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Sriyani Buhang
Rutan Kelas IIB Kotamobagu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Viral terpidana kasus pembunuhan yang divonis 10 tahun penjara Mahkamah Agung RI, Giovani Sinsu (GS), namun dibebaskan Rutan Kotamobagu Klas IIB sebelum masa penahanan.

Kepala Rutan Kelas IIB Kotamobagu Setyo Prabowo, melalui Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Busen menjelaskan, memang ada putusan dari PN Kotamobagu, terpidana GS (26) divonis 10 tahun penjara, dan terpidana kasasi ke MA.

Tapi surat perpanjangan penahanan sudah lewat 4 hari atau sudah expire atau kedaluwarsa, dan belum ada perpanjangan.

Kata dia, pihak Rutan Kotamobagu sudah melakukan koordinasi dengan pihak PN untuk perpanjangan tahanan.

"10 hari masa tahanan habis kami sudah mengirim surat koordinasi terkait perpanjangan tahanan. Setelah itu kurang 3 hari lagi kami kembali mengirim surat perpanjangan penahanan.

Sampai tinggal 1 hari kami pun melakukan kembali koordinasi untuk perpanjangan penahanan, namun tidak ada juga jawaban dari PN," ujar Busen.

Rutan Kotamobagu pun membebaskan GS, tapi minta izin ke PN, dan PN berikan izin.

Kata dia, setelah membebaskan GS pada 14 September 2021, mereka baru menerima surat perpanjangan itu 27 September 2021, artinya sudah terlambat.

“Kasus ini sudah masuk dalam kasasi, dan perlu dijelaskan lagi, bebas demi hukum itu adalah bebas bersyarat. Saat ini masih menunggu putusan dari MA,” ujarnya.

Tentang Kotamobagu

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved