Berita Nasional
Ingat Siswi SMP Lamar Pemuda di Pinrang? Maharnya Rp 500 Miliar, Kini Alami Stres
Seperti diketahui, gadis tersebut viral di media sosial setelah melamar pemuda dengan mahar Rp 500 juta.
TRIBUNMANADO.CO.ID- Pernah viral di media sosial seorang siswi SMP di Pinrang melamar seorang pemuda.
Itu terjadi di Sulawesi Selatan, maharnya cukup mencengangkan Rp 500 miliar.
Ia kini mengalami stres yang cukup berat hingga orang tuanya melapor ke Polres Pinrang.
Baca juga: Rafathar Cemburu Lihat Sang Adik, Punya Wajah Mirip,Nanti Diakurin
Siswi SMP di Pinrang, Sulawesi Selatan kini mengalami stres.
Seperti diketahui, gadis tersebut viral di media sosial setelah melamar pemuda dengan mahar Rp 500 juta.
Setelah lamarannya viral, ternyata membuat kondisi anak perempuan Hj Asmira terganggu.
Bahkan pihak keluarga si perempuan sampai mendatangi Polres Pinrang.
Baca juga: Pria Ini Terkejut Ternyata Istrinya Seorang Laki-laki, Padahal Sudah Nikah 5 Tahun
Hal ini dilakukan guna melakukan konsultasi kepada penyidik PPA Polres Pinrang.
Dari pantauan, puluhan keluarga perempuan tersebut tampak menunggu di sekitar Polres Pinrang.
Sembari menunggu ayah dari anak perempuan itu juga melakukan konsultasi dengan penyidik.
Tak berselang lama, pihak P2TP2A juga datang ke Polres Pinrang untuk melakukan pendampingan.
Baca juga: Kondisi AKBP Dermawan, Korban Pengeroyokan Oknum Pemuda Pancasila, Luka di Kepala dan Tubuh
Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Deki Marizaldi membenarkan jika pihak keluarga dari anak perempuan yang viral itu datang ke Polres Pinrang.
"Iya betul. Ayah dari anak perempuan ini datang ke Polres Pinrang. Tapi, bukan melapor.
Melainkan konsultasi ke penyidik PPA terkait berita yang viral dan membuat psikis anaknya terganggu," kata Deki dikutip dari TribunTimur.
Lebih lanjut, ia mengatakan agar pihak penyidik menyarankan ayah dari anak perempuan itu untuk ke P2TP2A.
"Karena pihak P2TP2A akan memfasilitasi untuk konsultasi masalah tekanan psikis yang dialami anaknya," sambungnya.
Sementara itu, Koordinator Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Pinrang, Andi Bakhtiar Tombong mengaku telah dikontak langsung oleh ayah dari anak perempuan tersebut.
"Besok, pihak keluarga ayah dari perempuan akan membuat pengaduan ke P2TP2A," ungkapnya.
Ia menjelaskan P2TP2A memiliki kewajiban untuk melakukan perlindungan kepada anak Asmira karena masih di bawah umur.
"Karena dasar perlindungan anak itu wajib kami dampingi karena ini masalah psikologi anak," imbuhnya.
Pihaknya mengaku perlu mendampingi anak tersebut sebab dikhawatirkan punya dampak psikologis.
Apalagi setelah kabar lamarannya viral, si anak sudah tak pernah ke sekolah lagi.
"Setelah berita lamaran itu viral, anak perempuan itu tidak masuk sekolah lagi," jelasnya.
Diketahui, Hj Asmira dan suaminya dalam status cerai.
Lalu hak asuh jatuh kepada Hj Asmira.
Namun setelah kasus lamaran ini viral, anak perempuan tersebut tinggal bersama bapaknya.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Siswi SMP yang Viral Lamar Pemuda dengan Mahar Rp 500 Juta Kini Alami Stres, Tak Mau Masuk Sekolah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/momen-siswi-smp-lamar-pemuda.jpg)