Breaking News:

Berita Sulut

Imam Machdi Berikan Arahan Terkait Penguatan Satu Data Indonesia di Sulut

BPS Sulawesi Utara mengadakan Rapat Koordinasi Daerah Kolaborasi Pentahelix dalam Rangka Penguatan Satu Data Indonesia (SDI) di Sulut

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Chintya Rantung
Isvara Savitri/Tribun Manado
Rapat Koordinasi Daerah Kolaborasi Pentahelix dalam Rangka Penguatan Satu Data Indonesia (SDI) di Sulawesi Utara (Sulut) Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Kamis (25/11/2021) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara (Sulut) mengadakan Rapat Koordinasi Daerah Kolaborasi Pentahelix dalam Rangka Penguatan Satu Data Indonesia (SDI) di Sulut, Kamis (25/11/2021).

Acara yang diadakan di Hotel Four Points Manado ini dihadiri oleh Plh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Gemmy Kawatu, Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sulut Christiano Talumepa, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Penganggaran, dan Kerjasama Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Sangkertadi, serta Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS RI Imam Machdi.

Dalam arahannya, Imam mengungkapkan bahwa proses identifikasi merupakan langkah awal yang penting agar bisa mengembangkan ragam data statistik.

"Kita harus mampu mengidentifikasi kebutuhan statistik yang diperlukan di suatu daerah," ujar Imam.

Melakukan survey berbagai kebutuhan data juga dirasa penting agar bisa mengidentifikasi kebutuhan suatu daerah.

Penyusunan daerah dalam angka penting dilakukan agar bisa menciptakan data yang berkualitas dan bisa dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk merencanakan pembangunan daerah.

Imam mengungkapkan, pada tahun 2019 lahir Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Pada tahun yang sama BPS juga melahirkan beberapa regulasi untuk mendukung SDI termasuk pembangunan infrastruktur statistik yang terintegrasi.

"Jadi pada tahun 2020 Peraturan BPS Nomor 4 dan Nomor 5 tentang Petunjuk Teknis Penerapan Data Dari Standar Statistik dan Metadata Statistik dilahirkan. Selain itu BPS juga menyelenggarakan berbagai capacity building untuk kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah," tambah Imam.

Tahun 2021 BPS juga baru saja menyelesaikan pelatihan untuk sekira 1.315 sumber daya manusia (SDM) dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk pengenalan statistik sektoral.

Imam berharap dengan banyaknya capaian BPS ini menjadi momen yang tepat untuk mengakselerasi penerapan SDI.

Tahun 2021 BPS juga berencana merumuskan kebijakan khususnya Rancangan Perpres tentang sistem statistik nasional.

Hal tersebut penting karena salah satu tujuan SDI adalah memperkuat sistem statistik nasional.

Kerjasama antara BPS, pemerintah daerah, akademisi, media massa, dan komunitas statistik di Sulut menjadi penting agar bisa membangun rumusan dan strategi untuk menerapkan SDI khususnya statistik sektoral.(*)

Baca juga: Mahaguru Jurgen Klop dan Thomas Tuchel Bakal Latih Manchester United, Luke Shaw Terancam

Baca juga: Peringatan Dini Hari Ini Jumat 26 November 2021, BMKG: 30 Wilayah Potensi Alami Cuaca Ekstrem

Baca juga: Niat Sholat Qobliyah dan Badiyah Jumat, Lengkap Tata Cara dan Keutamaan

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved