Breaking News:

Nasional

Aset eks-BLBI Senilai Rp 492 Triliun Dihibahkan ke 8 Instansi untuk Hindari Mafia Tanah

Untuk itu dia mengimbau penerima hibah aset eks-BLBI segera melakukan pengelolaan aset untuk beragam keperluan negara

Editor: Finneke Wolajan
Antaranews/Biro KLI
Menkeu Sri Mulyani 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Aset eks Bantuan Likuiditas Bank Indonesia ( BLBI ) dihibahkan pemerintah melalui Satgas BLBI kepada Pemerintah Kota Bogor dan 7 kementerian/lembaga (K/L).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penghibahan aset dilakukan agar tanah milik negara tidak mangkrak.

Rincian aset yang dihibahkan mencapai 42,6 hektar (Ha) dengan nilai Rp 492 triliun.

Untuk itu dia mengimbau penerima hibah aset eks-BLBI segera melakukan pengelolaan aset untuk beragam keperluan negara.

Sebab bila tidak, bukan tidak mungkin tanah tersebut diserobot oleh mafia tanah maupun pihak yang tidak berkepentingan lainnya.

Pengelolaan aset BLBI menjadi penting, jangan sampai bahkan bisa diserobot lagi oleh berbagai pihak.

Berbagai aset yang sudah diambil alih langsung dipikirkan agar aset dimanfaatkan untuk apa," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers penyerahan aset eks-BLBI, Kamis (25/11/2021).

Secara rinci, aset yang dihibahkan untuk Pemda Kota Bogor berada di wilayah Bogor, dengan total luas mencapai 10,3 Ha dan total nilai Rp 345,7 miliar.

Aset tersebut selanjutnya menjadi tanggung jawab Pemkot Bogor dari sisi penggunaan hingga kepemilikan.

Sementara aset yang diserahkan kepada tujuh K/L mencapai 32,3 Ha dengan total nilai Rp146,5 miliar.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved