Breaking News:

RHK Rabu 24 November 2021

RENUNGAN HARIAN KELUARGA Ulangan 6:10-12 - Jangan Melupakan Tuhan

Saudara-saudara, ada sebuah nyanyian rohani dalam kumpulan lagu NKI (Nyanyian Kemenangan Iman) no. 207 yang berjudul: Jangan Lupa Nama Tuhan.

Editor: Aswin_Lumintang
internet
Ilustrasi Renungan 

Ulangan 6:10-12
"Maka apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepadamu — kota-kota yang besar dan baik, yang tidak kaudirikan;
rumah-rumah, penuh berisi berbagai-bagai barang baik, yang tidak kauisi; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun, yang tidak kautanami — dan apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang,
maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan."
---------------------------------------------

RENUNGAN FIRMAN KRISTEN
RENUNGAN FIRMAN KRISTEN (YOUTUBE)

TRIBUNMANADO.CO.ID - Saudara-saudara, ada sebuah nyanyian rohani dalam kumpulan lagu NKI (Nyanyian Kemenangan Iman) no. 207 yang berjudul: Jangan Lupa Nama Tuhan. Adapun penggalan syairnya adalah: “Jangan lupa nama Tuhan, yang menara yang teguh, nama itu perteduhan bagi jiwa yang keluh.” Penggubah syair lagu ini tentu terinspirasi dari bagian-bagian Alkitab yang mengingatkan umat untuk tidak melupakan Tuhan, termasuk Ulangan 6:10-12.

Lupa (forget) adalah salah satu keadan buruk yang sering dialami oleh manusia. Ada beberapa penyebab orang sering lupa, yaitu: kurang tidur, mengonsumsi beberapa jenis obat tertentu, mengalami gangguan emosi, mengalami penyakit tertentu, mengonsumsi minuman beralkohol terlalu banyak, dan kekurangan Vitamin B12.

Lupa memang dapat disebabkan oleh hal-hal tersebut di atas, tetapi ada lupa karena faktor kesengajaan untuk tidak mengingat, atau disebut melupakan. Melupakan adalah faktor sengaja untuk tidak mengingat-ingat sesuatu, orang, peristiwa tertentu, dan sebagainya.

Musa mengingatkan orang Israel untuk tidak melupakan Tuhan ketika mereka telah memasuki tanah perjanjian (Kanaan) dan menikmati kemapanan dalam kehidupan (tinggal di kota-kota besar dan baik, rumah-rumah yang penuh berisi dengan barang baik, memiliki sumur-sumur yang baik, kebub zaitun dan kebun anggur, makan sampai kenyang).

Dengan menikmati kehidupan yang nyaman di tanah perjanjian, umat Israel haruslah tetap mengingat Tuhan yang telah membawa mereka keluar dari tanah perbudakan di Mesir. Bagian Alkitab inipun mengingatkan kita sebagai keluarga Kristen untuk tidak melupakan segala kebaikan Tuhan dalam kehidupan kita.

Kalau kita boleh ada hingga saat ini, melewati berbagai tantangan dalam kehidupan, itu semua karena pertolongan-Nya. Sebab itu marilah juga kita menyadari bahwa segala sesuatu yang kita miliki adalah berasal dari Tuhan, sebagaimana Tuhan menganugerahkan berkat yang melimpah bagi Israel di masa lalu. Karena itu pujian dan syukur senantiasa kita persembahkan kepada Tuhan, seperti kata pemazmur dalam Mazmur 103:2-3: “Pujilah Tuhan, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu.” Amin.

DOA: Ya Tuhan, sungguh besar kasih setia dan berkat-Mu yang dinyatakan dalam kehidupan kami hingga saat ini. ajarlahlah kami untuk terus mengingat-ingat perbuatan-Mu bagi kami dan tidak pernah melupakan Engkau. Segala yang kami miliki, termasuk kehidupan kami, kami persembahkan untuk kemuliaan nama-Mu. Amin.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved