Breaking News:

Opini

Peran Hukum Dalam Perubahan Sosial Masyarakat

Setiap insan manusia memiliki sifat dasar yang selalu tidak puas, jadi wajar jika manusia terus berkembang dan melakukan banyak perubahan

Editor: David_Kusuma
Kolase/Dokumen Pribadi
Yeremia Ariel Sharon Areros SH 

Oleh : Yeremia Ariel Sharon Areros SH

Mahasiswa Program Pasca Sarjana Ilmu Hukum UNIMA

Setiap insan manusia memiliki sifat dasar yang selalu tidak puas, jadi wajar jika manusia terus berkembang dan melakukan banyak perubahan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. karena pada hakikatnya manusia tidak bisa berhenti pada satu titik tertentu sepanjang masa yang artinya mereka akan selalu mengalami perubahan. Baik itu perubahan yang cepat atau lambat, maupun perubahan yang kecil atau besar.

Perubahan sosial adalah bentuk peralihan yang merubah tata kehidupan masyarakat yang berlangsung terus menerus karena sifat sosial yang dinamis dan bisa terus berubah. Sejak jaman pra sejarah sampai sekarang manusia terus ber-evolusi dan ber-revolusi, sehingga terjadi begitu banyak perubahan dalam sistem tatanan dalam berkehidupan bermasyarakat.

Menurut pandangan max webber mengungkapkan bahwa perubahan sosial adalah situasi yang terjadi di masyarakat yang diakibatkan karena ketidaksamaan dengan unsur-unsur sosial yang ada.

Sedangkan menurut Selo Sumardjan kemudian mendefinisikan lebih sederhana bahwa perubahan sosial adalah budaya yang terjadi karena perubahan struktur dan fungsi sosial. Jadi perubahan sosial akan secara otomatis mempengaruhi budaya masyarakat itu sendiri karena berkaitan dengan kebiasaan masyarakat.

Seiring dengan cepatnya perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat tanpa disadari perubahan sosial tersebut melahirkan norma – norma hukum dalam masyarakat itu sendiri. Hukum atau norma disini lahir untuk memberikan panduan atau pedoman bahkan juga sanksi bagi masyarakat itu sendiri.

Seperti misalnya dalam suatu kelompok masyarakat tertentu diterapkannya hukum adat yang sejak dari lahirnya manusia yang kemudian berintraksi sosial dengan manusia lainnya serta hidup dalam suatu kelompok masyarakat adat tersebut sehingga mewajibkan setiap individu yang ada dalam kelompok masyarakat adat tersebut wajib mematuhi aturan atau norma yang berlaku didalamnya.

Norma hukum berarti kesepakatan yang dibuat oleh seluruh unsur masyarakat, atau yang mewakili masyarakat di wilayah-wilayah tertentu. Norma hukum tersebut penting untuk disepakati, karena dibahas tentang apa yang boleh dilakukan dan apa saja yang tidak boleh dilakukan.

Sementara pandangan dari Hans Kelsen, norma itu berjenjang berlapis-lapis dalam suatu susunan hierarki. Pengertiannya, norma hukum yang dibawah berlaku dan bersumber, dan berdasar dari norm yang lebih tinggi, dan norma lebih tinggi juga bersumber dan berdasar dari norma yang lebih tinggi lagi begitu seterusnya sampai berhenti pada suatu norma tertinggi yang disebut sebagai Norma Dasar (Grundnorm) dan masih menurut Hans Kelsen termasuk dalam sistem norma yang dinamis.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved