Breaking News:

Berita Talaud

Respon Keluhan Warga Miangas, Wabup Moktar Arunde Parapaga Bertindak Cepat

Adapun warga Miangas yang terjebak akibat keterlambatan KM Sabuk Nusantara yaitu mereka orang tua siswa dan siswa SMP.

Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Tampak warga Miangas menaiki Kapal Sabuk Nusantara 70 di Dermaga usai berbulan-bulan terjebak di Desa Karatung Karatung, Kecamatan Nanusa 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Ratusan warga Miangas, Kecamatan Miangas terjebak di Desak Karatung, Kecamatan Nanusa, Kabupaten Talaud.

Itu lantaran keterlambatan KM Sabuk Nusantara rute Karatung-Miangas tak kunjung tiba.

Adapun warga Miangas yang terjebak akibat keterlambatan KM Sabuk Nusantara yaitu mereka orang tua siswa dan siswa SMP yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di SMP Negeri Karatung.

Di mana siswa di wilayah Miangas masih kesulitan mendapatkan jaringan internet dan fasilitas lainnya.

Merespon hal itu, Wakil Bupati Kepulauan Talaud Moktar Arunde Parapaga yang kala itu melakukan kunjungan kerja di Desa Kakorotan, Kecamatan Nanusa langsung merespon keluhan warganya dengan menelpon langsung pihak PT Pelni. 

"Saat itu warga Miangas kesulitan kembali ke kampung mereka, karena jadwal Kapal Pelni Tol Laut harus menunggu lama, rute Sabuk Nusantara bisa saja dua bulan mereka di Karatung. Sementara biaya hidup mereka sudah tidak ada.

Mendengar saya datang di Karatung Sabtu 20 November, beberapa orang tua dengan minta pertolongan sambil menangis, kalau bisa dapat dipulangkan ke Miangas.

Warga Miangas di Karatung kurang lebih seratus orang," terang Wakil Bupati Moktar Arunde Parapaga.

Lebih lanjut top eksekutif Bumi Porodisa ini mengatakan, saat itu bertepatan Sabuk Nusantara 70 berada di Kakorotan tujuan Miangas.

Ia langsung menelpon pihak PT Pelni untuk menjemput warga Miangas di Karatung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved