Breaking News:

Berita Boltim

Proyek di SMK N I Kotabunan Boltim Dikomplain Oleh Aparat Desa dan Tokmas Buyat Bersatu

Proyek yang dimaksud untuk pembangunan ruang praktek siswa beserta perabot di SMK N I Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Penulis: Rustaman Paputungan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rustaman Paputungan
Proyek dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara senilai Rp 1,17 Miliar yang dikerjakan oleh CV EL SHADAI di SMK Negeri 1 Kotabunan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Proyek dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara senilai Rp 1,17 miliar yang dikerjakan oleh CV EL SHADAI di SMK Negeri 1 Kotabunan mendapat komplain.

Kali ini komplain datang dari tokoh masyarakat dan Aparat Desa yang ada di Buyat, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Proyek yang dimaksud untuk pembangunan ruang praktek siswa beserta perabot di SMK N I Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur

Pantauan tribunmanado.co.id, Selasa (23/11/2021) proyek tersebut sekarang lagi terhenti, padahal sekarang sudah memasuki akhir tahun.

Tokoh masyarakat Buyat, Suparman Umar kepada tribunmanado.co.id beberapa hari yang lalu mengatakan kalau pekerjaan proyek bangunan tersebut diduga tidak sesuai spek.

"Mulai dari besi yang digunakan serta tiang besinya tidak menggunakan kaki ayam,tapi hanya di taruh di atas rem balok kemudian di cor," ucapnya.

Kata dia, seharusnya tiang besinya dibuatkan kaki ayam.

"Kemudian dicor sama pondasi,karena tanah yang ada sangat labil (berawa),tapi pihak pekerja hanya menaruh tiang besinya di atas rem balok," sebutnya. 

Makanya dia dan beberapa perwakilan pemerintah desa meminta kepada pihak kontraktor untuk tidak melanjutkan pekerjaan tersebut.

"Kasihan anak - anak siswa kalau bangunannya tidak kuat,pasti akan menimpah pada mereka," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved