Breaking News:

RHK Senin 22 November 2021

RENUNGAN HARIAN KELUARGA Ulangan 6:4-5 Mengasihi Tuhan dengan Hati

Tuhan Yesus mengajarkan kita tentang hukum kasih. Sang Juruselamat bahkan mengajarkan kepada kita bahwa kasih adalah kegenapan hukum Taurat.

Editor: Aswin_Lumintang
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

  Ulangan 6:4-5
TRIBUNMANADO.CO.ID - Tuhan Yesus mengajarkan kita tentang hukum kasih. Sang Juruselamat bahkan mengajarkan kepada kita bahwa kasih adalah kegenapan hukum Taurat. Semua hukum Musa sudah tercakup dalam hukum kasih.

Jadi, sesungguhnya adalah kata kunci dari hukum, peraturan dan ketetapan Allah yang disampaikan Musa kepada umat-Nya adalah kasih atau hukum kasih. _Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu._

Ilustrasi Holy Bible
Ilustrasi Holy Bible (NET)

_Itulah hukum yang terutama dan yang pertama._
_Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." (Matius 22:37-39)

Jadi hal mengasihi Tuhan Allah, adalah hal yang utama dalam perintah Tuhan kepada umat Israel. Bahkan menjadi kata kunci. Mengapa? Karena jika kita mengasihi Tuhan, kita pasti hidup takut akan Tuhan, taat, setia dan patuh pada peraturan dan ketentuan yang disampaikan Musa itu.

Musa menegaskan bahwa Allah kita itu Esa adanya. Dia amat sangat mahakuasa, pemilik dan pengendali alam semesta, termasuk umat manusia bentukan tangan-Nya yang kuat dan dahsyat. Karena itu Musa mengingatkan mereka agar mengasihi Tuhan dengan segenap hati, dengan segenap jiwa, kekuatan bahkan akal budi kita.

Demikian firman Tuhan hari in.
  Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!*_
  Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu." (ay 4, 5)

Hal mengasihi Tuhan, sebenarnya merupakan inti dari hukum Tuhan itu. Sebab dengan mengasihi Tuhan, berarti kita melakukan segala perintah-Nya, mengikuti dan mematuhi semua ajaran-Nya serta mewujudnyatakan segala firman dan kehendak Tuhan dalam hidup kita.

Jika kita mengatakan bahwa kita mengasihi Tuhan tapi tidak melakukannya, itu adalah dusta. Itu sebuah kemunafikan. Mengasihi Tuhan, bukan dalam kata saja. Tak cukup hanya dengan mengatakan bahwa kita mengasihi Tuhan. Tapi yang paling penting adalah kita mengaktakan atau menyatakan firman dan kehendak Tuhan dalam hidup kita.

Kita diajarkan untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa dan dengan segenap kekuatan kita. Artinya kita mengasihi Tuhan bukan hanya dari mulut. Tapi dari kedalaman hati dan jiwa dan berwujud dalam sikap dan prilaku hidup sehari-hari. Jadi kasih kepada Tuhan adalah kasih dari lubuk hati yang terdalam, sampai dengan berwujud nyata dalam tutur kata, serta tindakan kita yang memuliakan nama Tuhan.

Mengasihi Tuhan berarti mengutamakan Dia dalam segala aspek kehidupan kita. Carilah Tuhan, maka kita akan hidup. Kasihilah Tuhan maka Dia akan mengasihi kita jauh melebihi kasih kita kepada-Nya. Anak-Nya yang Tunggal, Tuhan Yesus Kristus saja Dia korbankan bagi kita. Adakah kasih seperti kasih Allah bagi kita?

Karena itu, kita sebagai keluarga dan jemaat atau umat Kristen diajarkan melalui peraturan dan ketentuan yang disampaikan oleh Musa untuk mengasihi dan mengutamakan Dia dalam segala hal. Jika kita mengutamakan Dia, maka Allah yang amat mahakuasa itu juga akan mengutamakan kita. Carilah Dia selama Ia berkenan dicari.

Jangan sampai waktunya tiba kita tak berdaya dan sudah terlambat baru mencari Dia. Tapi selagi diberi kempatan oleh Tuhan, carilah Tuhan dan kasihilah Dia dengan sepenuh hati. Maka Dia akan mencari, menjaga, menolong dan memberkati hidup kita dengan heran, dahayat dan luar biasa, karena Dia Allah yang mahakasih dan mahabaik bagi kehidupan kita.

Jika kita mengasihi Tuhan berarti kita membuktikannya dengan mencintai firman-Nya, mau lebih sungguh melayani Dia dan beribadah kepada-Nya. Jangan mengaku mengasihi Tuhan kalau cara hidup kita masih jauh dari persekutuan ibadah dan lalai memberlakukan firman-Nya serta gagal menunaikan tugas pelayanan-Nya.
Marilah membuktikan kasih kita kepada Tuhan dengan terus rajin beribadah, tekun berdoa rajin membaca firman, taat dan setia melakukan kehendak-Nya dan mengasihi semua orang. Niscaya hidup kita diberkati oleh Tuhan secara dahsyat, heran dan luar biasa selamanya. Amin

DOA:  Tuhan Yesus, pakai kami sebagai hamba-Mu yang hidup lebih mengasihi Tuhan lagi, agar hidup kami semakin memancarkan terang sinar kasih-Mu kepada semua orang. Amin

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved