Breaking News:

Berita Sulut

Pengamat Hukum Sulut Nilai Penyelidikan Pembebasan Lahan Proyek MOR III Merupakan Langkah Tepat

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan lahan untuk pembangunan demi kepentingan umum  yakni pembangunan jalan MOR merupakan hal yang wajar.

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Rizali Posumah
Tribunmanado.co.id/Andreas Ruauw
Pembangunan aspal jalan di Ring Road III, Rabu (20/10/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Kejaksaan mulai menyoroti terkait dugaan korupsi pembebasan lahan proyek Manado Outer Ring Road (MOR) III Tahun 2018.

Ini sebagaimana rilis resmi Kejaksaan Agung (Kejagung), Minggu (21/11/2021), Kepala Pusat Penerangan Hukum Leonard Simanjuntak.

Terkait hal ini pun mendapat tanggapan dari Pengamat Hukum Toar Palilingan.

Menurut Akademisi Unsrat ini penyelidikan dugaan korupsi pengadaan lahan untuk pembangunan demi kepentingan umum  yakni pembangunan jalan MOR merupakan hal yang wajar.

Mengingat sumber pembiayaan menggunakan keuangan negara.

"Sementara untuk proses pengadaan lahannya banyak hambatan."

"Serta memunculkan persoalan terutama terkait dengan kepastian hukum atas hak kepemilikan tanah di lokasi yang akan dilakukan pelepasan hak guna pelaksanaan pembangunan jalan yang sudah dimulai," jelasnya.

Lebih lanjut dipaparkan Toar Palilingan, dugaan korupsi biasanya muncul saat dilakukan penaksiran harga yang tidak sesuai dengan standar harga pasaran alias tiba-tiba harga naik secara tidak wajar.

Begitu juga dengan status kepemilikan yang saat ini banyak terjadi saling gugat hal ini bisa berpotensi terjadi salah bayar apalagi untuk lokasi-lokasi yang ada kemunkinan berstatus tanah negara.

"Saya pikir turunnya pihak kejaksaan untuk melakukan penyelidikan atas adanya dugaan kerugiaan negara sudah tepat."

"Artinya jangan menunggu terakumulasi dugaan tersebut tapi perlu dicegah potensi terjadinya peristiwa hukum yang berakibat kerugian negara," sebut Dosen Fakultas Hukum Unsrat ini.

Ditambahkannya, khusus untuk masalah tanah di lokasi Ring Road III , penyelidikan Kajati sulut sudah sesuai dengan tekad Jaksa Agung yang telah nyatakan perang terhadap mafia tanah.

"Ada atau tidak indikator mafia tanah di lokasi MOR/RRIII tapi penyelidikan kejaksaan sudah sejalan dengan instruksi Jaksa Agung," pungkas Toar Palilingan. (hem)

Kejati Sulut Keluarkan Surat Penyelidikan Dugaan Korupsi Proyek MOR III pada Dinas Praskim

Potret Anak Dono, Kasino dan Indro, Tak Ada Penerus Warkop DKI, Masih Sering Bertemu

Kabar Bahagia, Gracia Indri Menikah di Belanda

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved