Breaking News:

Berita KPU

KPU Gelar Simulasi Pencoblosan Pemilu 2024, Ferry Liando: Butuh Pertimbangkan Tiga Hal

cara memilih itu harus mempertimbangkan tiga hal yaitu: Tingkat Kesulitan, Durasi Waktu,Efisiensi.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Ferry Liando saat Melakukan simulasi pencoblosan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) melakukan simulasi Pemilihan Umum (Pemilu) untuk tahun 2024.

Simulasi KPU RI ini dipusatkan di Sulawesi Utara (Sulut).

Ferry Daud Liando Dosen Kepemiluan Unsrat salah satu peserta yang ikut sumulasi ini.

Menurutnya, tidak ada satu pilihan yang sempurna. Apakah tetap 5 surat suara, atau jadi satu surat suara, atau 2 untuk semua jenis pemilihan. Tapi KPU harus memilih mana desain surat suara.

Namun baginya, cara memilih itu harus mempertimbangkan tiga hal yaitu: Tingkat Kesulitan, Durasi Waktu,Efisiensi.

"Disamping itu apapun pilihan model surat suara yang mau dipilih, KPU harus mempertimbangkan efektifitas tata kelola pemerintahan pasca pemilu," ucapnya.

Lanjutnya  selama ini kerap terjadi ketidakselarasan kekuatan politik di eksekutif dan legislatif. Legislatif lebih dominan ketimbang eksekutif.

"Hal itu terjadi karena pada saat pencoblosan, pilihan Parpol pendukung Capres dan Cawapres berbeda dengan pilihan Parpol pendukung anggota DPR.

Sehingga jika kertas suara Pilpres dengan Pilcaleg jadi satu maka potensi linieritas itu terjadi," tegasnya.

Hal yang perlu dikaji jika surat suara Pilpres, DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten disatukan disampaikannya adalah soal pemilih pindahan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved