Breaking News:

Berita Sitaro

Tahapan Pilkades di Sejumlah Kampung di Sitaro Disebut Menyalahi Aturan

Pelaksanaan pesta demokrasi masyarakat kampung ini telah memasuki tahapan pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK).

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Anggota DPRD Sitaro, Evenson Liempepas. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021 di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus bergulir.

Berdasarkan pedoman teknis dan program kerja yang dibuat Panitia Kabupaten, pelaksanaan pesta demokrasi masyarakat kampung ini telah memasuki tahapan pembersihan Alat Peraga Kampanye (APK).

Sejalan dengan bergulirnya tahapan pelaksanaan Pilkades, muncul sorotan dari salah satu DPRD Sitaro, Evenson Liempepas yang mempertanyakan jalannya tahapan di Kampung Hiung Kecamatan Siau Barat Utara dan Kampung Apelawo Kecamatan Siau Timur.

Menurut Liempepas, dalam tahapan penerimaan pendaftaran bakal calon kapitalau di Kampung Hiung dan Kampung Apelawo hanya terdapat satu bakal calon yang memenuhi syarat.

Sementara dalam ketentuan yang berlaku, jumlah bakal calon yang mendaftar atau yang memenuhi syarat di setiap kampung paling sedikit dua orang dan paling banyak lima orang.

"Apabila di bawah dua, panitia diberikan pilihan, menetapkan atau memperpanjang. Sekarang apa yang telah dilakukan panitia di Kampung Hiung dan Kampung Apelawo itu sudah benar, ditetapkan."

"Dan mereka (panitia) sudah bacakan bahwa pilkades itu akan ditunda pada tahapan berikutnya dengan waktu yang belum ditentukan. Lalu mereka buka lagi pendaftaran, itu keliru," sebut Liempepas.

Politisi Partai Nasdem itu menyebut, seharusnya panitia pemilihan di tingkat kampung tidak melakukan penetapan, melainkan memperpanjang waktu pendaftaran selama 20 hari.

"Bicara 20 hari ini, tidak ada kata maksimal atau minimal. Itu wajib perintahnya 20 hari. Jadi kalau panitia hanya memperpanjang 19 hari, satu hari atau tujuh hari, setahu saya di Kampung Hiung itu salah," tegas Hok, sapaan akrab Liempepas.

"Saya ulangi, tidak ada kewenangan panitia melakukan pembukaan pendaftaran dua kali. Yang mereka lakukan itu pembukaan pendaftaran satu kali dan bisa diperpanjang apabila bakal calon tidak memenuhi syarat atau kurang dari dua orang," lanjutnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved