Breaking News:

RHK Jumat 19 November 2021

RENUNGAN HARIAN KELUARGA Yakobus 1:6b-7 - Kerugian Orang Yang Bimbang

Dalam cerita Injil ada kisah tentang Petrus murid Yesus yang bisa berjalan di atas air (Matius 14:22-33).

Editor: Aswin_Lumintang
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

Yakobus 1:6b-7
"sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan."
---------------------------------------------

Renungan
Renungan (WWW.THOUGHTCO.COM)

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam cerita Injil ada kisah tentang Petrus murid Yesus yang bisa berjalan di atas air (Matius 14:22-33). Petrus sebagai manusia biasa, percaya bahwa Yesus yang menjumpai mereka di tengah danau adalah Yesus Tuhan.

Terjadilah mujisat dimana Petrus dapat berjalan di atas air dan mendekati Yesus. Namun apa yang terjadi, di tengah danau angin kencang membuat Petrus takut. Kepercayaan Petrus memudar dan kemudian tenggelamlah Petrus. Untunglah dalam kisah ini Tuhan mengulurkan tanganNya untuk menolong Petrus.

Cerita ini menunjukkan bahwa orang yang bimbang hatinya akan berakibat fatal terhadap hidupnya. Apapun itu, orang yang bimbang adalah orang yang tidak yakin, tidak yakin menang, tidak yakin sukses, tidak yakin sembuh.

Pendek kata, keraguan atau kebimbangan banyak kali menggangu saat-saat penting dalam kehidupan kita. Hal mana bila kita tidak waspada, maka hati kita bisa dengan mudah dipenuhi oleh berbagai keraguan yang sangat merugikan kualitas hidup kita.

Rasul Yakobus juga memperingatkan tentang hal ini kepada orang percaya bahwa orang yang hidupnya bimbang, maka hidupnya akan tanpa tujuan atau arah. “Orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang ambingkan ke sana kemari” (1:6b).

Kehidupan orang yang bimbang, bukan hanya tanpa tujuan tapi juga tidak akan memperoleh apa-apa dalam hidupnya.(1:7)

Pesan firman ini hendak menegaskan kepada setiap orang percaya untuk tidak bimbang, tetapi percayakanlah sepenuhnya jalan hidup dan semua permohonan kita kepada Allah. Sebab dalam kepercayaan kepada Allah, maka kita tidak akan takut dan tetap mantap melangkah pada jalan yang diinginkan Tuhan.

Sebagai keluarga Kristen, perenungan ini kiranya memperkuat iman kita untuk dengan mantap dan tidak bimbang terhadap pilihan hidup kita. Jikalau kita sudah mantap dan percaya untuk bersedia dipakai Tuhan sebagai alat-Nya, maka laksanakanlah panggilan pelayanan yang Dia percayakan melalui pemilihan pelayan-pelayan-Nya. Janganlah menolak panggilan-Nya. Amin.

DOA: Ya Tuhan Allah, bimbinglah kami dengan Roh-Mu yang Kudus agar supaya kami tidak mudah diombang-ambingkan oleh kebimbangan, melainkan selalu yakin pada jalan dan kehendak-Mu bagi kami. Amin.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved