News Analysis

Politisi Muda Diprediksi Siap Maju di Pilkada Sulut, Ini Tanggapan Pengamat Politik

Sebut saja, Rio Dondokambey, Hillary Brigita Lasut, dan Adrian Paruntu digadang-gadang bakal maju pada Pilkada 2024.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado/Ryo Noor
Pengamat Politik Sulut Taufik Tumbelaka. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulut tahun 2024 mendatang diprediksi akan diisi oleh sejumlah politisi muda.

Sebut saja, Rio Dondokambey, Hillary Brigita Lasut, dan Adrian Paruntu digadang-gadang bakal maju pada Pilkada 2024.

Menanggapi hal ini, Pengamat Politik Sulut Taufik Tumbelaka mengatakan memang kedepan akan muncul trend politisi-politisi usia muda (milenial) yang akan diberi kesempatan untuk tampil.

Menurutnya, fenomena ini sebenarnya sudah mulai terlihat pada 2 periode terakhir bahkan semakin menguat di periode sekarang. 

"Paling tidak dijajaran DPRD Sulut sudah mulai terlihat, bahkan setidaknya ada 4 figur mencuat."

"Seperti Rocky Wowor dari PDI Perjuangan, Rasky Mokodompit dari Partai Golkar (PG) dan Nick Lomban dari Nasdem dan Billy Lombok dari Partai Demokrat," jelas Tumbelaka.

Ke 4 politisi muda ini, kata dia, telah tampil menjadi Ketua Fraksi di partai politik (parpol) masing-masihdi DPRD Sulut. 

"Tampilnya para politisi muda sebagai Ketua Fraksi membuat komunikasi politik menjadi semakin menarik. Dan ini sebelumnya belum pernah terjadi," ujarnya.

Untuk anggota DPRD Sulut selain 4 figur politisi muda tersebut masih ada politisi-politisi muda lain yang berkibrah di level propinsi.

Namun fenomena munculnya politisi muda tidak semuanya berangkat dari kemampuan pribadi, tidak sedikit kemunculannya lebih karena representasi para orang tua, entah itu sang ayah atau  sang ibu.

"Akibatnya sebagian politisi muda ini lebih kepada penerus pertarungan politik dalam posisi dibawah bayang-bayang orang tua," sebut Tumbelaka.

Tumbelaka melanjutkan, tantangan para politisi muda adalah bagaimana lepas dari bayang-bayang orang tua dengan terus melakukan peningkatan kapasitas diri dengan berbagai cara.

Jika hal ini berhasil, maka mereka akan menjadi fenomena menarik bahkan dapat dicontoh oleh pihak-pihak lain.

Di mana walaupun ada variabel pengaruh pamor politik orang tua tapi nantinya publik akan melihat kemandiriannya buah kombinasi talenta, bakat dan kerja keras.

"Bahkan bukan tidak mungkin jika berhasil keluar dari bayang-bayang pamor politik orang tua, nantinya akan tiba saatnya publik dengan lambat laun lebih melihat sosok mereka dan mulai "lupa" kepada pamor politik para orang tua," pungkas Tumbelaka. (Mjr)

Nirina Zubir Trending di Twitter Buntut Aksi Walk Out saat Diwawancarai Stasiun TV Viral

Terbukti Menjual Rokok Ilegal, Komedian Amoy Ditangkap

Bacaan Alkitab Siang Ini, Allah Menciptakan Langit dan Bumi Serta Isinya: Sungguh Amat Baik

 
 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved