Breaking News:

Nasional

Uni Eropa Gugat Indonesia soal Nikel di WTO, Presiden Jokowi Pantang Mundur Siap Melawan

Uni Eropa (UE) gugat Indonesia terkait nikel. Presiden Jokowi tegas dan akan melawan.

Editor: Frandi Piring
Biro Pers Setpres
Uni Eropa gugat Indoesia soal nikel di WTO. Presiden Jokowi Pantang Mundur Siap Melawan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - "Jangan tarik-tarik kita ke WTO karena kita sdmtop (ekspor nikel).

Dengan cara apa pun kita lawan," tegas Jokowi saat acara Forum CEO 100 Kompas di Jakarta, Kamis (18/11/2021) saat membahas gugatan Uni Eropa terkait nikel Indonesia.

Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menegaskan akan menghadapi Uni Eropa (UE) di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait gugatan kebijakan Pemerintah Indonesia yang melarang ekspor nikel.

Pasalnya, dari penghentian ekspor nikel saja, Indonesia bisa meraup banyak keuntungan.

Uni Eropa gugat <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/indonesia' title='Indonesia'>Indonesia</a> terkait <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/nikel' title='nikel'>nikel</a> di <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/wto' title='WTO'>WTO</a>. Presiden Republik <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/indonesia' title='Indonesia'>Indonesia</a> Joko Widodo memberi paparan secara virtuaql dari Istana Negara saat Kompas 100 CEO Forum Ke-12 bertema Ekonomi Sehat 2022 di Jakarta, Kamis (18/11/2021).

(Foto: Uni Eropa gugat Indonesia terkait nikel di WTO. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberi paparan secara virtuaql dari Istana Negara saat Kompas 100 CEO Forum Ke-12 bertema Ekonomi Sehat 2022 di Jakarta, Kamis (18/11/2021). (KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)

Presiden Jokowi penghentian ekspor bijih nikel ini bakal meraih benefit hingga 20 miliar dollar AS atau setara Rp 284 triliun (kurs Rp 14.200 per dollar AS).

Malah semua sumber daya alam berbahan mentah (raw material), seperti bauksit dan tembaga,

jika dihentikan ekspornya ke negara-negara lain, Indonesia bisa mengantongi keuntungan 35 miliar dollar AS.

"Sekarang ini lompatan ekspor kita tinggi ini dari ini. Di bulan Oktober saja, sudah 16,5 miliar dollar AS.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved