Berita Gorontalo

Gubernur Gorontalo Minta SK Tenaga Penunjang Kegiatan Terbit 1 Januari 2022

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie telah meminta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Zukri Surotinojo menerbitkan surat keputusan (SK) perekrutan PTT.

Penulis: Lodie Tombeg | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie telah meminta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Zukri Surotinojo menerbitkan surat keputusan (SK) perekrutan PTT pada Januari 2022. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado Kabar gembira bagi Tenaga Penunjang Kegiatan (Pegawai Tidak Tetap/Guru Tidak Tetap) Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie telah meminta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Zukri Surotinojo menerbitkan surat keputusan (SK) perekrutan PTT pada Januari 2022.

Hal tersebut kembali ditegaskan Gubernur Rusli saat bertemu dengan Kepala, Kamis (18/11/2021).

“Pak Gubernur menegaskan kepada kami bahwa para PTT atau tenaga penunjang ini, mulai 1 Januari 2022 harus sudah aktif bekerja agar kewajibannya dapat dilaksanakan dan haknya tidak terlambat diterimakan."

"Intinya mulai 1 Januari 2022 SK mereka harus sudah terbit dari OPD masing-masing,” kata Zukri.

Lanjut dia, Gubernur Rusli tidak ingin ada yang dirumahkan terlebih dahulu seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk itu proses seleksinya sudah harus selesai dilaksanakan oleh OPD masing-masing pada bulan November sampai dengan Desember 2021 ini,” ungkap Zukri.

Mantan Kepala Biro Humas ini menambahkan yang menjadi prioritas yang memang sudah bekerja di tahun ini tanpa menambah lagi jumlah yang sudah ada.

Hal ini dilakukan mengingat tenaga mereka masih dibutuhkan untuk menunjang pelaksanaan semua kegiatan pada setiap OPD di 2022. Tentunya didukung dengan tersedianya anggaran untuk insentif mereka.

Selain itu, yang paling penting adalah, di masa pandemi Covid ini, jangan sampai jumlah pengangguran di Provinsi Gorontalo bertambah karena mereka dirumahkan.

"Pengrekrutan PTT/GTT dilingkup Pemprov Gorontalo dilaksanakan secara profesional dan selektif melalui tes wawancara dan tes tertulis dengan mengedepankan kebutuhan, kualifikasi, kompetensi, pengalaman bekerja, perilaku kerja dan disiplinnya selama ini termasuk kewajiban vaksinasi dosis II bagi PTT yang ingin direkrut kembali. Tentunya ini menjadi penekanan,” tandasnya. (lat)

Diketuai Bupati Minahasa Royke Roring, Berikut Daftar Perlombaan di PSR Remaja GMIM

Jadi Simpanan Pengusaha Kalimantan Mahasiswi Asal Manado Ini Sebulan Dapat Uang Jajan Rp 30 Juta

Mantan Ariel NOAH Jadi Ketua RT, Luna Maya Langsung Ikuti Jejak Jokowi di Hari Pertama Kerja

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved