Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perampokan

Wanita Hamil 6 Bulan Merampok Teman Kencan Korbannya Diajak Ngamar, Aksinya Bareng Sang Suami

Para korban terlebih dahulu diajak kencan kemudian kedua merampas harta benda korban dengan mengancam menggunakan senjata tajam.

Editor: Shity Nurjanah
Think Stock
Ilustras Penangkapan - Wanita Hamil 6 Bulan Merampok Teman Kencan, Aksinya Bareng Sang Suami Korbannya Diajak Ngamar 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wanita Hamil 6 Bulan Merampok Teman Kencan Korbannya Diajak Ngamar, Aksinya Bareng Sang Suami

Permpokan masih marak terjadi di berbagai wilayah di Indonesia.

Seperti belum lama ini perampokan terjadi di Palembang, Sumatera Selatan.

Di mana perampokan melibatkan sepasang suami istri dengan modus prostitusi.

Tragisnya, wanita yang terlibat tersebut sedang dalam kondisi hamil.

Seorang wanita muda yang tengah hamil enam bulan terlibat kejahatan perampokan yang dilakukan bersama suaminya.  

Pasangan suami istri (Pasutri) yang berkomplot melakukan kejahatan pencurian dengna kekerasan ini menjerat para korban dengan modus prostitusi.

Para korban terlebih dahulu diajak kencan kemudian kedua merampas harta benda korban dengan mengancam menggunakan senjata tajam.

Aksi kejahatan ini terjadi di di Palembang, Sumatera Selatan.

Mereka merampas handphone (HP) milik korban yang saat itu tengah berkencan dengan si wanita.

Tak hanya itu, pelaku juga membawa kabur motor korban.

Ilustrasi penangkapan -Pasangan suami istri di Palembang, Sumatera Selatan melakukan aksi perampokan. (Daily Hive Vancouver)

Handri Putra (27) dan Chindy (20) warga Kecamatan Sako, diamankan usai Polrestabes Palembang menerima laporan adanya tindak pidana 365 dengan modus prostitusi.

Lokasi kejadian di depan Masjid Baitul Atiq Jalan Dr Wahidin pada hari Kamis 4 November 2021 sekira 01:30 WIB.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Pidum AKP Robert Sihombing mengekspos kejahatan ini. 

Kejadian ini bermula ketika salah satu korban hendak berkencan di sebuah rumah susun dengan tersangka Cindy dan mematok harga Rp 250 ribu.

Lalu tiba-tiba selesai kencan, tiba-tiba Chindy meminta tambahan uang Rp 700 ribu kepada korban.

"Korban yang merasa tidak sanggup bayar diambil handphonenya sama si perempuan ini, " ujar Kompol Tri Wahyudi, Senin (15/11/2021).

"Lalu pas mau ambil uang di ATM dan kembali lagi ke lokasi korban ribut dengan tersangka Handri Putra alias Ejak yang tak lain suaminya Chindy.”

Dalam keributan yang terjadi tersangka Handri mengacungkan pisau ke korban dan berusaha melukai korban.

Ilustrasi penangkapan (heart.co.uk)

Namun karena tak ingin melawan, korban dan saksi akhirnya melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor Scoopy warna merah.

"Pelaku mengambil motor korban kemudian menjual kepada seorang temannya seharga Rp 3 juta ke Baturaja.”

“Bukan hanya sekali mereka sudah mencuri motor pelanggan istrinya sudah dua kali," jelasnya.”

Bahkan Chindy dalam keadaan hamil enam bulan saat menjalani praktek prostitusi.

Kedua pelaku diamankan di tempat terpisah, Chindy diamankan saat sedang melayani seorang pria di kamar kos.

Sedangkan Handri diamankan saat berada di kawasan kenten.

Selain kedua pelaku, polisi turut mengamankan Fajar (36) yang berperan sebagai perantara membantu Handri menjual motor ke Baturaja.

Handri mengaku hal ini sudah yang kesekian kalinya, sebelumnya ia sering mengambil handphone korban yang selesai kencan dengan istrinya.

"Kalau motor sudah dua kali pak, sering saya ambil handphone sudah tujuh kali karena korban tidak bisa bayar.”

“Motor Scoopy saya jual ke Baturaja, " kata Handri.

Ia sudah menikah dengan Chindy selama tujuh bulan dan menjalani profesi ini sejak menikah.

"Saya tidak ada pekerjaan lain selain ini, uang ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dan untuk dua anak kami, " katanya.

Sedangkan Chindy mengaku saat kejadian ia memang memasang tarif Rp 250 ribu.

Namun korban meminta tambahan durasi kencan sehingga ia meminta uang lebih.

Praktek prostitusi sudah dilakoni sejak empat tahun terakhir.

"Dia (korban) minta durasi, saya minta uang lebih tapi dia tidak mau, " kata Chindy.

Baca juga: 3 Berita Populer Selebriti Sore ini, Nasib Frederika Cull, Kondisi Gary Iskak dan Reaksi Teuku Ryan

Baca juga: Wanita Ini Mirip Vanessa Angel, Sosok Mendiang Ibu Gala Sky Seperti Hidup Kembali

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hamil 6 Bulan, Wanita di Palembang Rampok Teman Kencan, Beraksi Bersama Suami

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved