Breaking News:

Kasus Penganiayaan di Manado

Tulis Nama di Meja Belajar, Seorang Siswi di Manado Dianiya Rekan Sekelas

Pelaku berinisial KG sementara korban berinisial DP, keduanya gadis berumur 13 tahun. DP datang melapor ke Mapolsek Mapanget.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
JITET
Ilustrasi penganiayaan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kasus penganiayaan terjadi di Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu (17/11/2021).

Pelaku berinisial KG sementara korban berinisial DP, keduanya gadis berumur 13 tahun.

DP datang melapor ke Mapolsek Mapanget didampingi orang tuanya.

Kepada tribunmanado.co.id, DP menceritakan kronologi sampai dirinya dianiaya oleh pelaku.

Bermula saat DP masuk ke kelas dan kebetulan pelaku tidak masuk. 

Guru yang bertugas pun menyuruh DP untuk duduk di bangku tempat pelaku biasa duduk. 

"Saat saya masuk sekolah pelaku tidak hadir, dan guru menyurus saya duduk di mejanya," ujar dia.

Di meja tersebut, DP menuliskan namanya.

Besoknya, saat pelaku masuk kelas, pelaku tidak terima dan menyuruh DP untuk menghapus nama DP di meja belajar tersebut. 

"Besoknya dia sekolah melihat ada tulisan nama saya di meja dia tidak terima dan menyuruh saya untuk hapus," kata DP.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved