Breaking News:

Kabar Tokoh

Usai 1.000 Bintara Otsus, Jenderal Andika Perkasa Tambah Kuota TNI AD dari Pemuda Asli Papua

Pertemuan tersebut bertujuan untuk silaturahmi serta berbincang santai, mengenai kerja sama TNI AD dengan pemerintah daerah Papua Barat

Editor: Finneke Wolajan
Tribunnews/JEPRIMA
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa diajukan Presiden Jokowi jadi calon Panglima TNI 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kuota Prajurit TNI AD dari pemuda asli Papua ditambah KSAD Jenderal Andika Perkasa calon Panglima TNI AD

Rencana ini tercetus setelah Jenderal Andika Perkasa melakukan pertemuan dengan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan

Jenderal Andika Perkasa menerima kunjungan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan beserta staf, dan turut mendampingi Panglima Kodam XVIII/Kasuari beserta jajarannya, melansir dari tayangan di channel youtube TNI AD.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk silaturahmi serta berbincang santai, mengenai kerja sama TNI AD dengan pemerintah daerah Papua Barat.

Terkait penerimaan Bintara Prajurit Karier TNI AD Program Otonomi Khusus Putra dan Putri asli Papua.


Serka Elkana Tafuli saat berfoto bareng Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa (Youtube TNI AD)

“Terima kasih kepada bapak Kasad yang sudah membantu kami melalui Kodam XVIII/Kasuari dan ini Saya atas nama pemerintah Provinsi dan juga para Bupati Walikota serta masyarakat Papua Barat menyampaikan penghargaan dan terima kasih untuk bapak Kepala Staf Angkatan Darat yang telah membantu kami 1000 Bintara Otsus ini baru terjadi sekali ini setelah bapak memimpin luar bisa,” ungkap Gubernur Papua Barat.     

Dalam kesempatan tersebut Kasad juga menanyakan tentang respons masyarakat Papua Barat tentang adanya 1.000 putra-putri asli papua yang telan menjadi prajurit Bintara TNI AD.

“Oh kesannya luar bisa, banyak mereka komentar itu pak, dan menurunkan angka pengangguran, di Papua Barat yang cukup tinggi dengan adanya 1.000 Bintara Otsus ini kan sudah mengurangi angka pengangguran angka kemiskinan berkurang, luar biasa,” jawab Gubernur Papua Barat.

Gubernur Papua Barat dikesempatan tersebut menyampaikan permohonan untuk bisa memberikan kuota dengan jumlah yang sama, dalam rekrutmen program Otsus untuk Prajurit TNI AD di tingkat Tamtama.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved