Breaking News:

Doa Bacaan

Lengkap Bacaan Niat dan Tata Cara Sholat Gerhana

Bacaan lengkap untuk niat dan berikut ini tata cara sholat gerhana. Niat sholat gerhana bahasa arab, latin dan terjemahan bahasa Indonesia.

Kolase Tribun Manado/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Bacaan niat sholat gerhana. ILUSTRASI Gerhana Bulan Total. Akan terjadi pada 26 Mei 2021 dan disebut sebagai Bulan Merah Super atau Super Blood Moon. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bacaan lengkap untuk niat dan berikut ini tata cara sholat gerhana

Niat sholat gerhana bahasa arab, latin dan terjemahan bahasa Indonesia.

Umat islam dianjurkan melakukan sholat gerhana, meskipun dalam posisi gerhana bulan sebagian.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 2 Hari, Selasa dan Rabu, 16-17 November 2021, Ini Info Lengkap BMKG

Baca juga: Info Terbaru, Penyebab Kebakaran Tangki Pertamina di Cilacap, Ada yang Terekam CCTV

Baca juga: Mencuat Habib Rizieq Shihab Dikurung di Sel Bawah Tanah, Polri Sebut Sangat Layak

Ilustrasi sholat gerhana (Tribunnews.com)

Mengutip dari jabar.kemenag.go.id sholat gerhana merupakan sholat sunnah muakkadh sebagaimana kesepakatan para ulama berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW.

حَدَّثَنَا أَبُو الوَلِيْد قَالَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ قَالَ حَدَّثَنَا زِيَادُ بْنُ عِلَاقَةِ قَالَ سَمِعْتُ الْمُغِيْرَةُ بْنِ شُعْبَةِ يَقُوْلُ اِنْكَسَفَتْ الشَّمْسُ يَوْمَ مَاتَ اِبْرَاهِيْمُ فَقَالَ النَّاسُ اِنْكَسَفَتْ لِمَوْتِ اِبْرَاهِيْمُ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَأَيَتَانِ مِنْ أَيَاتِ اللهِ لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُواهُمَا فَادْعُوا اللهِ وَصَلّوا حَتَّى يَنْجَلِيَ

Artinya:

Telah menceritakan kepada kami, Abu Al Walid berkata, telah menceritakan kepada kami, Zaidah berkata, telah menceritakan kepada kami, Ziyad bin ‘Ilaqah, dia berkata: “Aku mendengar Al-Mughirah bin Syu’bah berkata, “Telah terjadi gerhana matahari ketika wafatnya Ibrahim.

Kemudian Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah, dan ia tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang. Jika kalian melihat gerhana keduanya, maka berdoalah kepada Allah dan dirikan salat hingga (matahari) kembali tampak.” (H.R. Al-Bukhari)

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved