Citizen Reporter

Melawan Oligarki dan Romantisme Aktivis Mahasiswa

Kebijakan dalam test PCR yang membebani rakyat telah memberi keuntungan triliunan bagi segelintir oknum pejabatnya dan oligarki.

Dokumen Syamsuddin Radjab
Dr Syamsuddin Radjab (Direktur Eksekutif Jenggala Center - Mantan Ketua PBHI) 

Saya kemudian menyarankan mahasiswa tidak hanya fokus pada mata kuliah kampus. Tapi, semua hal harus dipelajari, termasuk ilmu yang ada di organisasi ekstra kampus.

Sebab, ada perbedaan ilmu yang bisa di dapat bagi mahasiswa yang aktif di organisasi ekstra kampus dan di dalam ruangan kuliah.

Ada perbedaan, kalau di perguruan tinggi itu lebih menekankan pada knowledge. Jadi, pendidikan pengajaran. Kalau di aktivisme itu titik tekannya pada pendidikannya, terutama pendidikan karakter, mentalistas, solidaritas dan juga pikiran-pikiran progresif.

Bagaimana komitmen, konsistensi dibangun dengan integritas diri masig-masing itu ditanamkan dengan pikirkan yang mendalam, mungkin dianggap satu ideologi dan itu gunakan sebagai pijakan gerakan-gerakan, perubahan-perubahan nasional.

Apalagi memang lingkupnya, karena sering ketemu pagi, siang dan malam, ya akhirnya mengikat secara sikap terbangun solidatitasnya.

Contohnya, jika ada salah satu aktivis yang ditangkap polisi karena melakukan aksi demonstrasi, maka aktivis lain tidak akan diam.

Aktivis yang tidak ditangkap tersebut menggap bahwa dirinya menjadi bagian dari aktivis yang ditangkap tersebut. Itu adalah bentuk solidaritas dan komitmen dari sesama aktivis pergerakan.

Jadi bangunan ini tidak ada di kolompok-kolompok mahasiswa biasa yang hanya sekedar kuliah di kampus tapi tidak membangun kesamaan-kesamaan cara pandang atau visi dari banyak isu-isu yang ada di Indonesia.

Itu penting menurut saya, karena suatu ide baik sekalipun kalau dia tidak diperjuangkan, karena kadang-kadang negara atau pemerintah, mengabaikan atau lalai terhadap tanggungjawabnya untuk membangun negara ini sendiri menjadi negara yang adil, sejahtera dan makmur.

Bahkan cenderung kekuasaanya digunakan untuk mengeksploitasi rakyatnya untuk kepentingan pribadi, dan oligarki. Termasuk era sekarang ini, dan ini harus dilawan.

Jakarta,14/11/2021

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved