Breaking News:

Penanganan Covid

Bahasan Soal Gelombang Ketiga Covid-19, Pakar Virus Bongkar Sesuatu, Singgung Soal Virus

Sebab, pengujian dari sampel Swab Antigen maupun PCR, diambil dari apa yang terpapar di dalam hidung.

Editor: Indry Panigoro
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Tenaga kesehatan menggunakan alat pelindung diri (APD) mengambil sampel dengan metode swab test di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2020). Untuk memutus rantai penularan Covid-19, Genomik Solidaritas Indonesia (GSI Lab) membuka laboratorium tes PCR berstandar Biosafety Level (BSL) 2+ (ilustrasi cek covid) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah telah melakukan berbagai cara untuk memutus rantai penyebaran covid.

Berbagai hal telah dilakukan.

Namun infonya bakal terjadi gelombang ketiga.

Pemerintah dan masyarakat pun mengkhawatirkan adanya gelombang ketiga penyebaran Covid-19.

Namun, gelombang ketiga Covid-19 ini dianggap masih prakiraan atau ramalan saja.

Menurut Pakar Virus atau Virologist drh Mohammad Indro Cahyono, pengecekan tes melalui Swab PCR maupun antigen, hanyalah cara untuk menunjukkan terpapar atau tidaknya seseorang terhadap virus asal Wuhan, Tiongkok atau Covid-19.

“Hasil Swab berarti kan menunjukkan paparan apa virus yang melekat di hidung kita, sementara sekarang ini kita sudah tahu bagaimana melepaskan virus dari rongga hidung,” paparnya kepada TribunnewsDepok.com di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Kota Depok, Sabtu (13/11/2021).

Sebab, pengujian dari sampel Swab Antigen maupun PCR, diambil dari apa yang terpapar di dalam hidung.

Sementara mereka yang terinfeksi dikatakan Indro sudah memiliki virus di dalam tubuhnya.

“Terpapar dengan terinfeksi itu berbeda, kalau terpapar itu virusnya masih ada di hidung sedangkan kalau terinfeksi itu artinya virus sudah masuk ke dalam tubuh, tidak lagi ada di hidung,” katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved