Breaking News:

Apa Itu

Apa Itu Kolesterol Tinggi? Kondisi yang Sebabkan Rony Dozer Meninggal, Ini Faktor Risikonya

Kendati demikian, apakah kolesterol tinggi bisa menyebabkan komplikasi dan apa saja gejala kolesterol tinggi?

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Rony Dozer ditemui di gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Rony Dozer Serangan Jantung, Tetangga Curiga Lihat Masih Duduk Jelang Maghrib dan Lampu Padam 

Dilansir dari Healthline, kolesterol adalah zat lilin, seperti lemak yang diproduksi hati.

Kolesterol penting untuk pembentukan membran sel, vitamin D, dan hormon tertentu.

Namun, kolesterol tidak larut dalam air sehingga tidak dapat mengalir sendiri dalam tubuh.

Partikel yang dikenal sebagai lipoprotein membantu mengangkut kolesterol melalui aliran darah. Ada dua bentuk lipoprotein, yakni:

  • Low-density lipoprotein (LDL), juga dikenal sebagai “kolesterol jahat,” dapat menumpuk di arteri dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti serangan jantung atau stroke.
  • High-density lipoproteins (HDL), kadang-kadang disebut “kolesterol baik,” membantu mengembalikan kolesterol LDL ke hati untuk dieliminasi.

Nah, jika seseorang mengonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung lemak, itu akan meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam darah. Inilah yang disebut sebagai kolesterol tinggi, juga disebut hiperkolesterolemia atau hiperlipidemia.

Jika kadar kolesterol LDL terlalu tinggi, atau kadar kolesterol HDL terlalu rendah, timbunan lemak menumpuk di pembuluh darah Anda.

Endapan ini akan mempersulit darah mengalir melalui arteri atau menyumbat pembuluh darah.

Jika tidak ditangani dengan baik, kolesterol tinggi bisa menyebabkan masalah di seluruh tubuh, terutama di jantung dan otak, atau bisa berakibat fatal kematian.

Dilansir dari NHS, selain disebabkan oleh makan makanan berlemak, kolesterol tinggi juga bisa disebabkan oleh kurang berolahraga, kelebihan berat badan, merokok, minum alkohol, atau kondisi genetik.

Salah satu cara menurunkan kolesterol tinggi adalah dengan menangani penyebabnya, yakni dengan makan sehat dan perbanyak olahraga. Namun, beberapa orang memerlukan bantuan obat.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved