Torang Kanal

Ni Wayan Puspa Sriningsih, Bahagia Bisa Rayakan Galungan Bareng Keluarga

Gadis 21 tahun ini bahkan rela datang jauh-jauh dari Kota Manado untuk merayakan Hari Suci Galungan di desanya.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
nielton durado/tribun manado
Ni Wayan Puspa Sriningsih 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Umat Hindu di seluruh Indonesia merayakan Hari Suci Galungan.

Tak terkecuali di Desa Mopugad, Kecamatan Mopugad, Dumoga Utara, Kabupaten Bоlmоng.

Perayaan Hari Suci Galungan di Desa Mopugad, berlangsung dengan khusyuk.

Ratusan warga datang dan beribadah di Pura Pusa, Desa Mopugad.

Salah satunya yakni Ni Wayan Puspa Sriningsih.

Gadis 21 tahun ini bahkan rela datang jauh-jauh dari Kota Manado untuk merayakan Hari Suci Galungan di desanya.

Meski begitu, karyawan di PT Indomarco Prismatama ini, mengaku sangat senang karena bisa berkumpul dengan keluarganya di Hari Suci Galungan.

"Sangat senang, karena awalnya sempat takut tidak diberi Cuti oleh kantor. Tapi akhirnya bisa juga merayakan Galungan bareng keluarga," ujarnya saat ditemui Tribunmanado.co.id, Rabu (10/11/2021) usai perayaan galungan.

Putri dari I Wayan Sumerjaya tersebut mengatakan jika dirinya tak selalu bisa berkesempatan pulang dan merayakan Galungan bersama keluarga.

"Kadang tak bisa pulang, karena harus ikut keadaan toko, dan acc dri Supervisor, sekalipun dapat cuti hanya 3 hari saja," ucapnya.

Alumnus SMA kristen Ratatotok ini mengatakan Galungan tahun ini suasananya masih sama dengan tahun sebelumnya.

"Karena kita masih tetap jaga prokes juga, cuma waktu sebelum Pandemi memang masyarakatnya sangat banyak yang datang ke Pura," aku dia.

Wanita kelahiran Desa Mopugad Utara, 16 juli 2000 itu mengatakan jika terakhir kali dirinya pulang ke kampung halaman yakni pada enam bulan lalu.

"Terakhir 6 bulan lalu, karena sibuk kerja. Jadi pada saat dapat cuti, saya langsung pulang untuk kumpul bareng keluarga," tuturnya.

Cewek yang akrab disapa Puspa ini pun berharap Pandemi Covid-19 bisa segera berakhir, agar semua masyarakat Hindu yang ada di Bolmong bisa sama-sama merayakan ibadah maupun hari besar lainnya tanpa ada pembatasan lagi.

"Semoga Pandemi Covid-19 bisa segera berakhir, agar kita semua bisa sama-sama merayakan ibadah tanpa ada pembatasan lagi," tandasnya. (Nie)

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Malam, Sepeda Motor Tabrak Truk yang Berhenti karena Mogok, Begini Kronologinya

Baca juga: Gempa 6.1 SR Berpusat di Laut Kamis 11 November 2021, Info BMKG: Warga Waspada

Baca juga: Dulu Jualan Kue hingga Tak Digaji 2 Bulan, Wanita Ini Sukses jadi Koki Ternama di Indonesia

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved