Breaking News:

Berita Bolsel

Melihat Proses Pengeringan Padi Ala Warga Desa Tolondadu Bolsel

Hal ini untuk mencegah bercampurnya kotoran, kehilangan butiran gabah, memudahkan pengumpulan gabah dan menghasilkan penyebaran panas

Penulis: Indra Wahyudi Lapa | Editor: Chintya Rantung
Indra lapa/Tribun Manado
Warga Desa Tolondadu saat sedang melakukan penjemuran padi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Para petani Desa Tolondadu Agus Paputungan Bolmong Selatan kini telah melakukan proses pengeringan padi dengan cara penjemuran.

Diketahui, penjemuran merupakan proses pengeringan gabah (bulir padi) basah dengan memanfaatkan sinaran panas matahari.

Baik menggunakan alas seperti terpal atau juga dengan lantai semen.

Hal ini untuk mencegah bercampurnya kotoran, kehilangan butiran gabah, memudahkan pengumpulan gabah dan menghasilkan penyebaran panas yang merata.

Ia menjelaskan proses pengeringan paling cepat 1 hari.

"Itu kalau cuacanya bagus artinya sinaran matahari tidak tergantung.

"Kadang kala kan cuacanya mendung, biasa kalau cuaca seperti itu bisa 2 sampai 3 hari," jelas dia ketika ditemui Tribunmanado.co.id, Kamis (11/11/2021).

Ia menyampaikan, biasanya setahun bisa 2 kali panen.

"Sekitar 6 bulan kemudian hasilnya bisa dipanen," aku dia.

Bapak 3 anak ini menyampaikan, disetiap panen, 6 atau 7 karung bersih sudah pribadi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved