Breaking News:

Berita Bolmong

Rawat Toleransi, Warga Muslim Ikut Siapkan Perayaan Galungan di Bolmong

Umat Hindu yang ada di Kabupaten Bolmong, tepatnya di Dumoga Raya, hari ini merayakan perayaan Galungan.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
Ist/Faisal Amu
Salah satu warga muslim yang ikut menyiapkan perayaan Galungan di Dumoga Utara, Kabupaten Bоlmоng. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Umat Hindu yang ada di Kabupaten Bolmong, tepatnya di Dumoga Raya, hari ini merayakan perayaan Galungan.

Galungan merupakan hari raya yang datangnya setiap enam bulan sekali berdasarkan pawukon.

Galungan juga merupakan salah satu upacara agama Hindu untuk mengingatkan manusia secara ritual dan spiritual agar selalu memenangkan Dewi Sampad untuk menegakkan dharma melawan adharma.

Di Kabupaten Bolmong, tepat di Desa Mopugad, Kecamatan Dumoga Utara, perayaan Galungan tak hanya dirayakan oleh masyarakat Hindu saja.

Namun warga muslim yang sudah puluhan tahun tinggal berdampingan dengan sanak saudaranya yang beragam Hindu, juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Amatan Tribunmanado.co.id, beberapa warga muslim yang ada di Desa Mopugad Selatan, terlihat membantu mempersiapkan perayaan Galungan.

Mereka ikut menghias beberapa Pure yang ada di desa Mopuya dan sekitarnya.

"Kami setiap ada hari raya Galungan selalu ikut ambil bagian. Karena kita disini sudah seperti keluarga," kata Ani Mokoginta, salah satu warga ketika ditemui Tribunmamado.co.id, Rabu (10/11/2021).

Ia mengaku jika warga di Desa Mopugad punya toleransi yang sangat tinggi.

Toleransi ini terlihat juga saat perayaan Idul Fitri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved