Sulut Maju
Gubernur Olly Dondokambey Terapkan Kebijakan Stimulus Subsidi Ekspor ke Jepang
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mewujudkan Bumi Nyiur Melambai sebagai hub ekspor Indonesia ke Asia Pasifik.
Gubernur Olly Dondokambey telah meneken kontrak kerja sama dengan PT Garuda Indonesia untuk layanan kargo direct call ekspor ke Jepang.
Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Darwin Muksin mengatakan, kerja sama ini diteken Gubernur Olly Dondokambey dengan Direksi PT Garuda Indonesia.
Salah satu kebijakan yang diambil memberi stimulus subsidi bagi eksportir. Subsidi dimaksud untuk menjamin direct call ekspor ke Jepang dengan tonase minimal 15 ton.
"Jika kurang dari itu, maka biaya transportasi disubsidi pemerintah," kata dia kepada tribunmanado.co.id, Rabu (10/11/2021)
Adanya kerjasama mewujudkan Visi Gubernur Olly Dondokambey menjadikan Provinsi Sulut sebagai Gateway Asia Pasifik.
Stimulus ini diharapkan bisa memicu eksportir meningkatkan ekspor nasional maupun internasional.
Sekadar informasi biaya transportasi ini dihitung 1 kilogram Rp 26.000. Per ton maka menghabiskan dana Rp 26 juta.
Minimal tonase 15 ton ini merupakan kesepakatan dengan maskapai Garuda Indonesia, sebagai gantinya kata Darwin setiap penerbangan ke Narita, Jepang akan melalui Bandara Sam Ratulangi.
"Kita optimistis dicapai," kata Darwin
Pasalnya eksportir tidak hanya dari Sulut saja, tapi beberapa daerah Indonesia Timur, yakni Maluku, Gorontalo, dan Makassar plus dari Jakarta.
"Indonesia timur itu tonase terbanyak ikan tuna, dari Ambon itu bisa 10 ton Ambon, Sulut 7 ton, dari Makassar dan Jakarta ada General Kargo, dikirim pakaian dan aksesoris itu sekitar 1 sampai 2 ton,'' ungkap Ipe sapaan akrab Darwin
Selain ikan tuna, Sulut akan memasok gula merah, pisang goroho, dan bawang. (adv)
Baca juga: 3 OPD di Bolmong Kolaborasi Hadirkan Akses Layanan Internet Topang Pembelajaran Jarak Jauh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/dirrect-call-ke-ekspor-ke-jepang3.jpg)